Kabarminang – Program Gebyar Hadiah Tabungan Bank Nagari 2026 segera berakhir pada 31 Maret 2026. Nasabah masih memiliki kesempatan untuk meningkatkan saldo tabungan dan mengumpulkan poin undian guna meraih berbagai hadiah menarik.
Direktur Keuangan Bank Nagari Roni Edrian, didampingi Pemimpin Divisi Pemasaran Syafrizal CH, mengatakan program ini merupakan bentuk apresiasi kepada masyarakat yang telah mempercayakan tabungannya di Bank Nagari.
“Program ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada masyarakat yang telah mempercayakan tabungannya di Bank Nagari. Jadi menabung di Bank Nagari bukan hanya aman dan bermanfaat untuk masa depan, tetapi juga memberikan kesempatan kepada nasabah untuk mendapatkan berbagai hadiah menarik,” kata Roni, Jumat (6/3/2026).
Program Gebyar Hadiah Tabungan Bank Nagari sendiri telah dimulai sejak Agustus 2025 dan kini memasuki periode akhir menjelang penutupan pada akhir Maret 2026.
Roni menegaskan bahwa program tersebut tidak hanya menawarkan hadiah, tetapi juga bertujuan membangun budaya menabung di tengah masyarakat.
“Yang paling penting sebenarnya bukan hanya hadiahnya, tetapi bagaimana kita membangun budaya menabung di tengah masyarakat. Karena dengan menabung, kita sedang merencanakan masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Kesempatan Terakhir Kumpulkan Poin
Bank Nagari mengingatkan bahwa bulan ini merupakan periode terakhir pengumpulan poin undian bagi nasabah.
Nasabah dapat memperoleh poin undian dengan cara yang mudah, yakni dengan menjaga saldo tabungan minimal Rp1 juta. Setiap kelipatan saldo Rp250 ribu akan mendapatkan satu poin undian.
“Banyak hadiah seperti mobil, motor, emas hingga paket umrah bagi pemenang nantinya. Jadi jangan ragu untuk meningkatkan saldo, kumpulkan poin, dan raih hadiahnya,” ujar Syafrizal.
Selain itu, nasabah Tabungan Simpeda juga berkesempatan mengikuti Undian Nasional Simpeda yang diselenggarakan oleh Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (ASBANDA).
Undian nasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 17 April 2026 di Surakarta, bersama seluruh Bank Pembangunan Daerah se-Indonesia.
Waspada Penipuan
Bank Nagari juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi penipuan yang biasanya muncul menjelang atau setelah program undian.
Pihak bank menegaskan bahwa Bank Nagari tidak pernah meminta biaya apa pun kepada pemenang undian.
Selain itu, Bank Nagari juga tidak pernah meminta data rahasia nasabah seperti PIN, password, OTP, atau kode akses melalui telepon maupun pesan singkat.
“Jika ada pihak yang mengatasnamakan Bank Nagari dan meminta transfer sejumlah uang sebagai syarat pencairan hadiah, dapat dipastikan itu adalah penipuan,” tegas Roni.
Menurut Roni, menabung di Bank Nagari juga memiliki nilai strategis bagi pembangunan ekonomi daerah.
Dana masyarakat yang dihimpun akan kembali disalurkan untuk mendukung UMKM dan pembangunan ekonomi di Sumatera Barat.
“Kami berharap masyarakat dapat mengikuti program ini dengan penuh semangat dan tetap bijak. Tingkatkan saldo tabungan, raih poinnya, dan pastikan selalu memperoleh informasi dari sumber resmi Bank Nagari,” tutupnya.















