Kabarminang – Informasi mengenai keberangkatan sejumlah anggota DPRD Padang Pariaman untuk kunjungan kerja (kunker) ke Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, terus berkembang. Sebelumnya kegiatan itu hanya disebut melibatkan sebagian anggota Komisi I dan Komisi IV, kini sumber di daerah tujuan memastikan bahwa rombongan yang datang merupakan semua anggota DPRD Padang Pariaman pada Selasa (2/12/2025).
Informasi terbaru itu disampaikan oleh seorang pejabat daerah tujuan yang turut menerima rombongan tersebut. Ia menegaskan bahwa daftar tamu yang hadir sesuai dengan surat masuk, dan menunjukkan keikutsertaan semua anggota dewan.
“Yang datang itu semuanya, lengkap seperti yang tercantum dalam surat. Tidak ada yang tertinggal,” ujar pejabat yang namanya tidak mau disebutkan itu.
Ia juga enggan menjelaskan detail agenda dan materi kunjungan.
Kabarminang.com sudah berupaya menghubungi Ketua dan Sekretaris DPRD Padang Pariaman untuk menanyakan kebenaran informasi itu, tetapi keduanya bungkam. Kabarminang.com juga menghubungi beberapa anggota dewan, tetapi sebagian belum memberikan respons, sebagian tidak aktif nomor ponselnya. Kabarminang.com akan menerbitkan tanggapan DPRD Padang Pariaman dalam berita selanjutnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa DPRD Padang Pariaman kunker ke Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dikutip dari “Daerahnya Dilanda Bencana, DPRD Padang Pariaman Malah Kunker ke Sleman” (Detikjogja, 2 Desember 2025, Ketua Komisi IV DPRD Padang Pariaman, Afredison, mengatakan bahwa kunker sudah lama direncanakan sehingga tetap digelar meski daerahnya tertimpa bencana. Ia juga menyebut kunker itu sudah diagendakan dalam Badan Musyawarah (Bamus).
“Karena ini sudah terjadwal gitu aja. Sudah terjadwal dari awal karena ini kan di-Bamuskan,” kata Afredison ditemui wartawan di sela kunker di Pemkab Sleman pada Selasa (2/12/2025).
Ia menjelaskan pihaknya sudah berkirim surat ke Pemkab Sleman sejak akhir bulan lalu untuk kunjungan tersebut. Hal itu membuat pihaknya merasa sungkan jika kunjungan itu dibatalkan.
















