Kabarminang – Selama 42 tahun berjualan rujak, Mukhtar (65), warga Komplek PGRI Tui Belimbing, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, masih tetap bertahan hingga kini.
Usaha yang dirintisnya sejak berusia 23 tahun itu bermula dari Pantai Padang. Dari enam pedagang rujak yang dahulu berjualan di kawasan tersebut, kini Mukhtar menjadi satu-satunya yang masih bertahan.
Kini, ia melanjutkan usaha tersebut di Jalan Jhoni Anwar Nomor 27, kawasan Lapai, Kota Padang. Meski lokasi berjualan telah berpindah, Mukhtar tetap menggunakan nama Rujak Pantai Padang agar pelanggan lama tetap mengenali dagangannya.
“Karena di masa itu rujak menjadi makanan yang tergolong laris dan juga saya waktu itu punya kemampuan bikin bumbu rujak yang tergolong enak,” kata Mukhtar, Selasa (25/8/2026).
Mukhtar mengenang, saat pertama kali berjualan di Pantai Padang, dagangannya selalu ramai. Ketika itu, terdapat enam orang pedagang rujak yang berjualan di kawasan tersebut.
“Waktu itu kami ada enam orang yang berjualan di Pantai Padang, dan saya jualan rujak di sana dan selalu rame. Dan sekarang hanya saya yang masih hidup, kelima orang teman jualan tersebut sudah meninggal semuanya,” ujarnya.
Nama Rujak Pantai Padang kemudian dipertahankan Mukhtar meski tempat usahanya telah berpindah.
“Karena pertama kali rujak saya rame saat berjualan di Pantai Padang, dan untuk membuat pelanggan ingat dan tahu meskipun saya pindah lokasi berjualan,” katanya.














