Kabarminang – Aktivitas jual beli sepatu bekas di Gang Senggol, kawasan samping Kantor Pos Kampung Jao, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, kini semakin sepi.
Deretan kedai sepatu terlihat masih berdiri di sepanjang gang. Namun, suasana di lokasi cenderung lengang. Beberapa pasang sepatu dipajang dan digantung di bagian depan kedai, sementara sebagian lainnya tersusun di rak-rak sederhana.
Di salah satu kedai, Afneta (59), warga Kelurahan Lubuk Begalung, Kota Padang, duduk menunggu pelanggan yang datang membeli sepatu dagangannya.
Meski pembeli tidak selalu datang, Afneta tetap membuka kedainya setiap hari. Ia mulai berjualan sekitar pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB.
Kedai-kedai di kawasan tersebut umumnya berupa lapak sederhana yang terbuat dari papan. Jalan gang yang menjadi akses keluar-masuk warga berada tepat di depan deretan lapak pedagang.
Afneta mengatakan, kondisi tersebut jauh berbeda dibandingkan ketika perdagangan sepatu bekas di kawasan itu masih ramai.
“Jual beli sekarang sangat sedikit. Palingan ada di awal bulan, karena orang-orang baru menerima gaji. Itu pun kebanyakan orang kantoran dan Satpol yang memakai sepatu PDH,” kata perempuan yang hidup seorang diri itu sambil menunjukkan sepatu yang dijualnya, Selasa (25/8).
Menurut Afneta, saat ini hanya tersisa dua kedai sepatu bekas yang masih berjualan di kawasan tersebut.














