Kabarminang — Warga Kampung Tanjung, Jorong II, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Ayu Elsih (32), yang menjadi korban penyekapan dan penganiayaan di Myawaddy, Myanmar, dilaporkan telah dibebaskan dan dipulangkan ke Indonesia.
Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Perwakilan Sumatera Barat, Jupriyadi, mengatakan korban kini berada dalam pendampingan aman di shelter BP3MI Kepulauan Riau untuk persiapan pemulangan ke kampung halamannya.
“Hari ini kami mendapat kabar langsung dari Kepala BP3MI Kepulauan Riau bahwa korban sudah berada di shelter P4MI Batam. Korban saat ini dalam penanganan tim di sana. Kapan tiba di Batam, kita masih mengumpulkan informasi lanjutan,” ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Kamis (30/7/2026).
Ia melanjutkan, meskipun korban sudah berada di Indonesia, mekanisme dan tujuan akhir pemulangan Ayu Elsih hingga kini masih dalam tahap pembahasan. Ia menyebut pihak otoritas terkait belum menentukan apakah korban akan langsung dipulangkan ke kampung halamannya di Sumatera Barat atau ke wilayah lain.
“Kami belum bisa memastikan jadwal dan lokasi pemulangan korban. Apakah nanti dipulangkan ke Agam atau ke Yogyakarta, karena korban diketahui juga memiliki sanak keluarga yang menetap di Yogyakarta,” tuturnya.
Ia mengaku pihaknya juga belum menerima laporan rinci mengenai proses evakuasi serta alur perjalanan korban dari Myanmar hingga sampai ke Batam. Informasi awal yang diterima baru sebatas konfirmasi ketibaan fisik korban di fasilitas pemerintah.
“Kami tidak mengetahui kronologi pasti bagaimana korban bisa sampai di Batam. Kami tiba-tiba mendapat kabar bahwa yang bersangkutan sudah mengamankan diri di sana,” ungkapnya.
Ia menyebut saat ini pihaknya masih terus berkoordinasi intensif dengan BP3MI Kepulauan Riau guna mengumpulkan data tambahan serta memastikan hak-hak perlindungan korban terpenuhi dengan baik.















