Kabarminang — Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias melantik 53 pejabat yang terdiri atas pejabat administrator, pejabat pengawas, serta guru yang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah SD dan SMP di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi, Rabu (24/6/2026).
Pejabat yang dilantik meliputi 13 pejabat administrator, 17 pejabat pengawas, dan 23 pejabat fungsional guru yang dipercaya memimpin satuan pendidikan di tingkat SD dan SMP.
Dalam sambutannya, Ramlan mengatakan bahwa pelantikan tersebut telah melalui prosedur sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan memperoleh persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Ia mengatakan bahwa jabatan yang diberikan bukan sekadar seremonial, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, pimpinan, dan Tuhan Yang Maha Esa.
“Jabatan yang saudara emban adalah bagian penting dalam roda pemerintahan, khususnya dalam memastikan pelayanan publik berjalan secara efektif, efisien, dan akuntabel,” ujarnya.
Ramlan menjelaskan bahwa pejabat administrator dan pejabat pengawas memiliki peran penting dalam menjalankan organisasi pemerintahan. Mereka bertugas menerjemahkan kebijakan pimpinan menjadi program dan kegiatan sekaligus memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai ketentuan.
Selain itu, ia juga menyoroti peran kepala sekolah yang dinilai strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. Menurutnya, kepala sekolah tidak hanya bertanggung jawab terhadap proses pembelajaran, tetapi juga berperan dalam membangun budaya belajar yang positif, meningkatkan kompetensi guru, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan berkarakter.
Ramlan menegaskan bahwa kepala sekolah dituntut mampu beradaptasi dengan perubahan, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, serta memastikan setiap peserta didik memperoleh kesempatan belajar yang optimal.
“Penugasan ini bukanlah sekadar penghargaan atas prestasi dan pengalaman yang dimiliki, tetapi juga merupakan bentuk kepercayaan pemerintah untuk memimpin satuan pendidikan dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas,” katanya.















