Ia menegaskan bahwa rehabilitasi turab dilakukan berdasarkan kajian ilmiah dari Universitas Andalas, yang mencakup rekomendasi teknis terkait desain turab, vegetasi, hingga sistem irigasi.
“Sudah ada kajian dan sudah ada rekomendasi. Jadi kita tidak menebak-nebak, tapi berdasarkan kajian ilmiah,” ujarnya.
Martin memastikan, kondisi bangunan kampus secara umum tetap aman dan tidak terdampak longsor. Hal ini juga didukung hasil kajian yang menunjukkan tidak adanya pergeseran struktur.
Dengan demikian, aktivitas perkuliahan di kampus, termasuk di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, tetap berjalan normal secara tatap muka.
Selain rehabilitasi, UIN Imam Bonjol Padang juga tengah merencanakan pembangunan masjid untuk menunjang kebutuhan ibadah civitas akademika. Proyek tersebut masih dalam tahap perencanaan dan akan dilaksanakan secara bertahap.
“Kita sudah ambil dari dana BLU untuk tahap pertama. Ini sedang berjalan perencanaannya,” kata Martin.
Ia menambahkan, pembangunan sempat tertunda akibat kebijakan pembatasan anggaran. Saat ini, pihak kampus tengah menjajaki dukungan dari berbagai pihak, termasuk sektor perbankan.















