Kabarminang – Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang melepas tiga pegawai yang memasuki masa purnatugas serta tujuh sivitas akademika yang akan menunaikan ibadah haji, Rabu (22/4/2026).
Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Martin Kustati, menyampaikan bahwa tiga pegawai yang purnatugas tersebut adalah Mardius, Afrik, dan Umi Salama. Ketiganya telah menyelesaikan masa pengabdian mereka di lingkungan kampus.
Selain itu, sebanyak tujuh orang dari sivitas akademika kampus akan berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji. Dari jumlah tersebut, dua orang bertugas sebagai petugas haji dan lima lainnya merupakan jemaah.
“Yang akan pergi haji itu tujuh, ada dua petugas dan lima yang akan melaksanakan ibadah haji. Dua petugas ini merupakan hasil rekrutmen dari Kementerian Haji,” ujar Martin.
Ia menjelaskan, dua petugas haji tersebut adalah Matridi dan Zul Heldi yang akan menjalankan tugas sekaligus menunaikan ibadah. Sementara lima jemaah lainnya berasal dari Kota Padang, Sumatera Barat.
Dalam kesempatan itu, Martin juga berpesan kepada para pensiunan agar tetap menjalin komunikasi dengan kampus meskipun telah menyelesaikan masa tugas.
“Harapannya tetap menjalin komunikasi dengan UIN Imam Bonjol Padang. Bertugas bukan berarti memutus hubungan dengan kampus,” katanya.
Ia menambahkan, pihak kampus telah menyediakan wadah bagi para pensiunan untuk tetap berkontribusi dalam pengembangan institusi melalui persatuan pensiunan yang telah dibentuk secara resmi.
“Sudah ada wadah persatuan pensiunan yang saya SK-kan, sehingga ada ruang bagi mereka untuk memberikan masukan konsultatif bagi pengembangan kampus,” ujarnya.
Martin juga menyampaikan doa dan harapan bagi para calon jemaah haji agar diberikan kemudahan dalam menjalankan ibadah.
“Kita berharap perjalanan ibadah haji diberikan kemudahan. Ini adalah perjalanan spiritual yang tidak semua orang bisa mendapatkannya,” katanya.
Ia menegaskan bahwa ibadah haji merupakan panggilan bagi mereka yang mampu dan terpilih.
“Ketika Allah sudah memanggil, maka itulah tanda orang-orang terpilih yang diberikan jalan menuju Tanah Suci,” ujarnya.
Ia pun menutup dengan doa agar seluruh jemaah diberikan kesehatan dan kelancaran selama menjalankan ibadah serta menjadi haji dan hajjah yang mabrur.















