Kabarminang — Sebanyak 1.128 peserta mengikuti Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2026 berbasis Sistem Seleksi Elektronik (SSE) Computer Based Test (CBT) di titik lokasi Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang.
Pelaksanaan ujian dipusatkan di Gedung J Kampus III Sungai Bangek dan berlangsung selama dua hari, Senin dan Selasa (8–9/6/2026) dengan tiga sesi setiap harinya.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan ujian, panitia lokal menyiapkan sembilan laboratorium komputer yang dilengkapi berbagai sarana dan prasarana pendukung. Panitia juga memberikan arahan terkait tata tertib pelaksanaan ujian guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Imam Bonjol Padang, Nurus Shalihin, memastikan seluruh tahapan pelaksanaan ujian berjalan sesuai prosedur, mulai dari registrasi peserta, pemeriksaan identitas dan kelengkapan administrasi, hingga peserta memasuki ruang ujian.
Ia mengatakan, pemantauan juga dilakukan selama ujian berlangsung untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana, kelancaran sistem SSE-CBT, serta kenyamanan peserta dalam mengerjakan soal.
UM-PTKIN merupakan salah satu jalur seleksi nasional masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang diikuti calon mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.
“Melalui seleksi ini, peserta berkesempatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi pada program studi yang tersedia di PTKIN, termasuk di UIN Imam Bonjol Padang,” ujarnya.
Ia berharap pelaksanaan UM-PTKIN 2026 di titik lokasi UIN Imam Bonjol Padang dapat berlangsung lancar hingga hari terakhir.
“Kita berharap dengan persiapan yang matang, pelaksanaan ujian ini dapat berjalan lancar,” imbuhnya.
















