Kabarminang — Sebuah rumah permanen di Jorong Talaweh, Nagari Labuah Gunuang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Lima Puluh Kota, terbakar pada Minggu (13/9/2026) pagi.
Kepala Polsek Luhak, Iptu Bambang Irawan, mengatakan bahwa pihaknya menerima informasi kebakaran itu sekitar pukul 08.45 WIB. Ia menceritakan bahwa api pertama kali diketahui oleh Yulianti Fitri (40 tahun), istri Nursal (43 tahun), pemilik rumah sekitar pukul 08.30 WIB saat berada di depan rumah.
Tidak lama kemudian, kata Bambang, anak korban datang dari arah belakang rumah sambil berteriak dan memberi tahu bahwa api telah membesar dari bagian dapur dan sudah mencapai atap. Setelah mendengar teriakan tersebut, Yulianti langsung meminta pertolongan kepada tetangga dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Bambang menginformasikan bahwa sekitar pukul 08.45 WIB, empat unit mobil pemadam kebakaran (damkar) tiba di lokasi. Empat unit tersebut terdiri atas satu mobil Damkar Posko Lareh Sago Halaban, satu mobil Damkar Posko Induk, satu mobil Damkar Kota Payakumbuh, dan satu mobil Damkar Posko Harau.
Di lokasi kebakaran, kata Bambang, petugas langsung melakukan upaya pemadaman. Ia menyebut bahwa api padam sekitar pukul 10.00 WIB.
Bambang menyampaikan bahwa menurut dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik atau arus pendek. Namun, katanya, penyebab pasti kejadian itu sedang diselidiki.
Bambang memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu.
Sementara itu, kata Bambang, rumah permanen tersebut habis karena terbakar. Dengan demikian, katanya, korban rugi sekitar Rp800 juta.














