Kabarminang — Seekor beruang madu dilaporkan mengejar tiga warga di Jorong Tago Palangi, Nagari Pangean, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 08.10 WIB.
Kepala Seksi Konservasi Wilayah II BKSDA Sumbar, Isroi, mengatakan, warga yang dikejar itu bernama Muhammad Siddik, usia 62 tahun, beserta dua anaknya saat memanen karet.
“Saat tengah memanen karet, korban dikejutkan dengan kemunculan satu ekor beruang madu dewasa yang kemudian langsung mengejarnya. Beruntung ketiganya berhasil menyelamatkan diri,” katanya kepada Sumbarkita, Kamis (4/6).
Ia melanjutkan, lokasi kemunculan beruang berjarak sekitar 300 meter dari peternakan ayam dan sapi warga.
Ia menyebut, berdasarkan hasil musyawarah antara petugas, wali jorong, korban, dan warga disepakati untuk memasang kandang jebak untuk satwa pada Selasa (2/6/2026).
Selain pemasangan kandang jebak, petugas juga memberikan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat mengenai interaksi negatif antara beruang madu dan manusia serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan.
“Kami mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kebun dan tidak berangkat seorang diri serta memperhatikan waktu aktivitas satwa liar tersebut,” katanya.
Ia melanjutkan, hingga saat ini Tim WRU SKW II masih berada di lapangan untuk memantau pergerakan satwa dan melakukan langkah-langkah penanganan guna mengantisipasi dampak negatif yang dapat ditimbulkan, baik terhadap masyarakat maupun terhadap satwa itu sendiri.
Ia menambahkan, beruang madu merupakan satwa yang dilindungi oleh peraturan perundang-undangan sehingga setiap penanganan dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan manusia sekaligus kelestarian satwa.















