Kabarminang — Puluhan sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis disita polisi saat razia balap liar menjelang sahur di Pariaman.
Kasat Lantas Polres Pariaman, Iptu Abdullah Riadi, mengatakan razia dilakukan pada rentang waktu selepas tengah malam hingga menjelang sahur dengan menyasar titik-titik rawan, seperti kawasan Pantai Pariaman hingga jalur by pass.
“Dalam tiga hari terakhir pelaksanaan, kami telah mengamankan sedikitnya 20 kendaraan bermotor dari berbagai jenis. Rata-rata tidak dilengkapi surat-surat dan menggunakan knalpot brong, serta terindikasi akan digunakan untuk balap liar,” katanya kepada Sumbarkita, Senin (23/2).
Ia menambahkan, kawasan Pantai Pariaman dan jalur by pass menjadi titik yang paling sering dijadikan lokasi berkumpulnya remaja. Kondisi jalan yang relatif lengang pada dini hari kerap dimanfaatkan untuk kebut-kebutan, yang berisiko membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain.
“Balap liar bukan hanya melanggar aturan lalu lintas, tetapi juga membahayakan keselamatan. Kami tidak ingin bulan Ramadan yang seharusnya diisi dengan ibadah justru diwarnai kecelakaan lalu lintas,” katanya.
Ia melanjutkan, razia menjelang sahur akan terus digelar secara rutin dan acak di sejumlah titik rawan dan berkoordinasi dengan satuan fungsi lain untuk memastikan situasi tetap kondusif selama Ramadan.
“Kami mengimbau kepada para orang tua agar memastikan anak-anaknya tidak keluar rumah tanpa pengawasan pada jam-jam rawan. Mari kita jaga bersama ketertiban dan keselamatan di jalan,” imbuhnya.
















