Menurutnya, keberadaan saksi korban sangat penting dalam proses penyidikan pidana.
Sementara itu, polisi telah mengamankan satu orang yang diduga sebagai pelaku dalam video viral tersebut.
“Terkait kondisi pelaku, kami sampaikan bahwa pihak kepolisian sebenarnya telah berhasil menemukan dan mengamankan satu pelaku pemalakan yang ada di dalam video viral tersebut,” ujarnya.
Ronald menyebut terduga pelaku bersikap kooperatif saat diamankan petugas dan mengakui perbuatannya.
“Saat diamankan petugas, pelaku bersikap sangat kooperatif, mengakui kesalahannya, dan menyesali perbuatannya yang telah meresahkan masyarakat,” katanya.
Menurut Ronald, pelaku juga telah menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat serta siap mengikuti proses hukum yang berjalan.
Ia menegaskan penegakan hukum tetap harus mengacu pada prosedur dan alat bukti yang sah.
“Penegakan hukum harus didasarkan pada alat bukti dan keterangan yang jelas, termasuk keterangan dari pihak korban atau pembuat video, bukan hanya berdasarkan video viral,” tegasnya.
Polres Padang Panjang berharap penanganan kasus tersebut dapat menjadi peringatan agar praktik pungli maupun pemalakan terhadap wisatawan tidak kembali terjadi di kawasan wisata Sumatera Barat.
















