Kabarminang – Tiga bayi terlantar yang berada dalam pengasuhan Panti Asuhan Bayi dan Balita Yayasan Jasmin Nabila Inayah 2, Jalan Sumatera E7, Ulak Karang Utara, Kota Padang, masih menjalani perawatan intensif di NICU RSUP Dr. M. Djamil Padang.
Ketiga bayi tersebut masih berusia sangat belia. Satu bayi berusia dua bulan, sedangkan dua lainnya berusia tiga bulan. Selain kondisi kesehatan yang membutuhkan perawatan, proses administrasi untuk pemenuhan identitas dan kepesertaan BPJS juga masih berlangsung.
Pemilik Panti Asuhan Bayi dan Balita Yayasan Jasmin Nabila Inayah 2, Dewi Melinda, mengatakan bayi berusia dua bulan mengalami gangguan paru-paru. Sementara dua bayi lainnya masing-masing mengalami gangguan jantung dan TB milier.
“Bayi berusia dua bulan mengalami gangguan paru-paru, bayi berusia tiga bulan mengalami gangguan jantung, sedangkan bayi berusia tiga bulan lainnya menderita TB milier, ketiganya di rawat di NICU RSUP Dr. M. Djamil Padang,” ujar Dewi, Selasa (8/9/2026).
Dewi menjelaskan, bayi pertama mulai menjalani perawatan di rumah sakit sejak 15 Agustus 2026 dan hingga kini masih berada di ruang NICU.
Kemudian, bayi kedua yang mengalami gangguan jantung mulai dirawat di NICU sejak 4 September 2026. Sementara bayi ketiga juga masih menjalani perawatan akibat TB milier.
Menurut Dewi, proses pengurusan BPJS untuk bayi pertama dan kedua masih terkendala karena kelengkapan identitas. Sementara proses BPJS bayi ketiga disebut sudah hampir selesai.
“Kendalanya di BPJS. Kalau belum ada NIK, nggak berhasil BPJS-nya. Memang kalau BPJS itu harus lengkap syarat-syaratnya, harus ada NIK, surat lahir dan keterangan lahir anak,” katanya.















