Minggu, April 26, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis

Pertanyakan Pembangunan Kelenteng di Pulau di Pesisir Selatan, Mahasiswa dan Warga Besok Demo

Holy Adib
Minggu, 26 April 2026 19:34
in Kabar Sumbar
Kelenteng di Pulau Batu Buayo, kawasan wisata Mandeh, Nagari Sungai Nyalo Mudiak Aia, Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan.

Kelenteng di Pulau Batu Buayo, kawasan wisata Mandeh, Nagari Sungai Nyalo Mudiak Aia, Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan.


Kabarminang — Sejumlah warga Kecamatan Koto XI Tarusan berencana untuk berdemonstrasi ke Kantor Bupati Pesisir Selatan pada Senin (27/4/2026). Mereka mempertanyakan pembangunan kelenteng di Pulau Batu Buayo, dekat Pulau Cubadak, kawasan wisata Mandeh, Nagari Sungai Nyalo Mudiak Aia, di kecamatan tersebut.

Koordinator demo tersebut, M. Rafi Ariansah, mengatakan bahwa mereka akan berdemontrasi di kantor bupati mulai pukul 14.00 WIB. Ia mengklaim bahwa unjuk rasa itu akan diikuti oleh 200 mahasiswa dan 3.000 warga.

Dalam demonstrasi itu mereka menuntut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan untuk menunjukkan surat izin pendirian kelenteng di pulau tersebut. Menurut mereka, pembangunan rumah ibadah umat Konghucu itu cacat moril dan materil dari segi administrasi karena tidak mempedomani Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan Nomor 8 Tahun 2006.

Mereka juga meminta pemkab untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa telah terpenuhinya syarat paling sedikit 90 nama pengguna tempat ibadah itu, dan minimal 60 dukungan dari warga setempat yang menyetujui pembangunan kelenteng tersebut.

“Kami juga meminta pemkab untuk segera mempublikasikan kapan izin pembangunan kelenteng itu dikeluarkan dan kapan pembangunannya mulai dilakukan. Kami menuntu pemkab untuk mengusut secara tuntas oknum yang terlibat dalam pembiaran pendirian kelenteng itu,” tutur Rafi, Dosen Universitas Putra Batam yang sedang mudik itu, kepada Kabarminang.com pada Minggu (26/4/2026).

Selain itu, mereka mendesak DPRD Pesisir Selatan untuk segera melakukan sidang paripurna membahas evaluasi kinerja pemerintah daerah sehubungan dengan pembangunan kelenteng itu,” ujarnya.

Sementara itu, Pengurus Masjid Hidayatullah, Nagari Jinang Kampung Pansur, Kecamatan Koto XI Tarusan, menolak penggunaan area tempat ibadah itu sebagai titik kumpul demonstrasi. Alasannya, masjid merupakan tempat ibadah, pembinaan umat, dan kegiatan keagamaannya yang harus dijaga kesuciannya.

“Kami berupaya agar Masjid Hidayatullah tetap menjadi tempat yang kondusif untuk beribadah dan tidak digunakan untuk kegiatan yang berpotensi menimbulkan keramaian berlebiha, gangguan ketertiban, maupun hal-hal yang dapat mengurangi kekusyukan jamaah,” tutur pengurus dalam surat bernomor 014/MH-JKP/IV-2026 itu.


halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: aksi unjuk rasa Koto XI Tarusanaturan pendirian rumah ibadah 2006berita sumbar terbaruBupati Hendrajonidemo Pesisir Selatan 2026DPRD Pesisir Selatandukungan warga pembangunan tempat ibadahinvestasi pariwisata Sumatera Baratinvestasi Rp300 miliar Sumbarisu toleransi beragamaizin rumah ibadah IndonesiaKebijakan Pemerintah Daerahkonflik pembangunan tempat ibadahkonflik sosial masyarakatkontroversi kelenteng wisatamahasiswa demo Pesisir SelatanMasjid Hidayatullah Tarusanpembangunan fasilitas wisata Indonesiapembangunan kelenteng Mandehpengembangan kawasan wisata Mandehpenolakan titik kumpul masjidpertumbuhan ekonomi daerahpolemik investasi wisatapolemik kelenteng Pulau Batu Buayopro kontra kelentengPulau Cubadak Sumbarwisata Mandeh Pesisir Selatanwisata religi Indonesia

Berita Terkait

Hujan Ringan dan Gelombang 2,5 Meter Ancam Perairan Sumbar pada 5–6 Februari 2026

Waspada! Gelombang Tinggi hingga 4 Meter Ancam Perairan Sumbar pada 27–29 April 2026

26 April 2026
Tiga Daerah di Sumbar Raih Penghargaan Regional Sumatera 2026

Tiga Daerah di Sumbar Raih Penghargaan Regional Sumatera 2026

26 April 2026
Aksi Balap Liar Resahkan Warga Sawahlunto, Polisi Turun Tangan

Aksi Balap Liar Resahkan Warga Sawahlunto, Polisi Turun Tangan

26 April 2026
Dukung Gerakan Earth Hour, Pemko Padang Panjang Padamkan Lampu Satu Jam

Dukung Gerakan Earth Hour, Pemko Padang Panjang Padamkan Lampu Satu Jam

26 April 2026
3.665 Siswa SD dan SMP di Padang Pariaman Terima Beasiswa Program Padang Pariaman Cerdas

Pemkab Padang Pariaman Ikuti Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 di Palembang

26 April 2026
Gaji PPPK Paruh Waktu Dinas Pendidikan Payakumbuh Belum Cair, Ini Kata Kepala Dinas

Gaji PPPK Paruh Waktu Dinas Pendidikan Payakumbuh Belum Cair, Ini Kata Kepala Dinas

26 April 2026
Next Post
Hujan Ringan dan Gelombang 2,5 Meter Ancam Perairan Sumbar pada 5–6 Februari 2026

Waspada! Gelombang Tinggi hingga 4 Meter Ancam Perairan Sumbar pada 27–29 April 2026

Tinggalkan Komentar

TERPOPULER

Anggota Suku Anak Dalam Keroyok Pria Tua di Dharmasraya

Anggota Suku Anak Dalam Keroyok Pria Tua di Dharmasraya

23 April 2026

Kronologi Pilu Kematian Alceo di RSUP M Djamil, Ibu Sebut Dugaan Pelanggaran SOP

Kronologi Pilu Kematian Alceo di RSUP M Djamil, Ibu Sebut Dugaan Pelanggaran SOP

17 April 2026

Diseruduk Babi, Petani di Pasaman Tewas

Diseruduk Babi, Petani di Pasaman Tewas

26 April 2026

Pemuda di Padang Bertengkar dengan Waria yang Dipesannya lewat MiChat

Pemuda di Padang Bertengkar dengan Waria yang Dipesannya lewat MiChat

25 April 2026

Tersangka Penembak Peburu Babi di Padang Pariaman Akan Dilimpahkan ke Kejaksaan

Tersangka Penembak Peburu Babi di Padang Pariaman Akan Dilimpahkan ke Kejaksaan

21 April 2026

Berteduh di Tengah Sawah, Tiga Warga Disambar Petir di Agam, Satu Tewas

Berteduh di Tengah Sawah, Tiga Warga Disambar Petir di Agam, Satu Tewas

22 April 2026

Siswi SMP di Padang Pariaman Disetubuhi Dua Kerabatnya, Korban Melahirkan

Siswi SMP di Padang Pariaman Disetubuhi Dua Kerabatnya, Korban Melahirkan

20 April 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Artikel & Opini
  • Bank Nagari
  • DPRD Sumatera Barat
  • Ekonomi & Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Ranah Minang
  • Pilkada
  • Politik
  • PT Semen Padang
  • Ramadhan
  • Tekno
  • Kabar Sumbar
  • Kabupaten Dharmasraya
  • Kabupaten Limapuluh Kota
  • Kabupaten Padang Pariaman
  • Kabupaten Pasaman Barat
  • Kabupaten Sijunjung
  • Kabupaten Solok
  • Kabupaten Solok Selatan
  • Kota Bukittinggi
  • Kota Padang
  • Kota Padang Panjang
  • Kota Pariaman
  • Kota Payakumbuh
  • Kota Solok
  • Kabar Rantau

© 2025 KabarMinang.com.