Kabarminang – Hampir lima bulan setelah peristiwa penjambretan yang diduga memicu kecelakaan maut di Kota Pariaman, keluarga korban masih menanti kepastian hukum. Mereka berharap pelaku segera ditangkap agar rasa tenang kembali hadir di tengah keluarga sekaligus mencegah munculnya korban lain.
Kakak korban, Hisman Nuris, mengatakan keluarganya terus mengikuti perkembangan penyidikan yang dilakukan Polres Pariaman. Namun, belum adanya penangkapan hingga saat ini membuat keluarga mempertanyakan sejauh mana proses pengungkapan kasus tersebut.
“Kami pernah bertanya kepada Kasat, kapan pelaku bisa ditangkap. Waktu itu disampaikan masih diusahakan setelah hari raya. Sampai sekarang kami masih menunggu kepastian,” kata Hisman kepada Sumbarkita, Kamis (11/6).
Menurut Hisman, keluarga memahami bahwa proses penyidikan membutuhkan waktu. Namun, lamanya penanganan perkara membuat mereka diliputi kecemasan karena pelaku belum juga diamankan.
“Kami butuh polisi segera menangkap pelakunya. Kasus ini sudah berlarut-larut, sementara pelaku masih berkeliaran. Kami hanya ingin tenang sebagai keluarga korban,” ujarnya.
Ia berharap pengungkapan kasus tersebut tidak hanya memberikan keadilan bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.
“Kami meminta kapan pelaku bisa ditangkap. Biar kami tenang sekeluarga dan tidak ada korban jambret lainnya,” katanya.
Menanggapi harapan keluarga korban, Kasat Reskrim Polres Pariaman, Iptu Rio Ramadhani, menegaskan bahwa penyelidikan masih terus berlangsung dan menjadi perhatian jajarannya.
















