Kabarminang — Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi melepas kontingen Dinas Pemadam Kebakaran untuk mengikuti ajang National Firefighter Skill Competition (NFSC) 2026 di Kota Palembang, Sumatera Selatan, yang diadakan pada 27–30 April 2026. Peserta dilepas oleh Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Rismal Hadi, di Lapangan Atas Ngarai, pada Rabu (22/4).
Dalam sambutannya, Rismal Hadi menyampaikan bahwa petugas pemadam kebakaran merupakan bagian dari pahlawan masyarakat yang memiliki tugas mulia dengan tingkat risiko yang tinggi.
“Petugas pemadam kebakaran tidak hanya bertugas memadamkan api, tetapi juga melakukan penyelamatan. Risiko besar menjadi tantangan, namun tugas tetap dijalankan. Terima kasih kepada seluruh petugas Damkar dan Penyelamatan Bukittinggi,” ujarnya.
Ia berharap keikutsertaan dalam ajang ini dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan petugas Damkar, terutama dalam menghadapi kondisi darurat serta meminimalkan kerugian material saat kebakaran terjadi.
“Pelatihan adalah keniscayaan. Lomba ini kita ikuti untuk menjadi yang terbaik. Menjadi juara adalah bonus, namun yang lebih penting adalah implementasi dan keterampilan baru yang diperoleh untuk penyelamatan masyarakat Bukittinggi dan sekitarnya. Tetap siaga dan tetap semangat,” katanya.
Selain itu, Sekda juga menekankan pentingnya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait mitigasi kebakaran. Edukasi tersebut mencakup pencegahan kebakaran, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), serta langkah awal penanganan api sebelum petugas tiba di lokasi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bukittinggi, Joni Feri, mengatakan bahwa kontingen Bukittinggi akan mengikuti tiga kategori lomba pada NFSC 2026.
“Kota Bukittinggi akan mengikuti tiga kategori, yakni survival, ladder pitching, dan hose laying yang menuntut kecepatan, ketepatan, serta kerja sama tim,” ujarnya.















