Kabarminang – Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar Bimbingan Organisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi anggota Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kota Bukittinggi. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Santika pada 23 hingga 24 Mei 2026.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bukittinggi, Asrar Fernando, didampingi Kepala Bidang Statistik dan Informasi Komunikasi Publik (S-IKP), Ramon Arisa Putra, menjelaskan bahwa RAPI merupakan mitra strategis pemerintah dalam mendukung komunikasi kebencanaan dan pelayanan masyarakat.
Menurutnya, ketika sinyal seluler terganggu, kemacetan terjadi atau bencana melanda, komunikasi radio melalui frekuensi 142 MHz sering menjadi harapan utama dalam penyampaian informasi secara cepat dan akurat.
Asrar Fernando mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari Pokok Pikiran anggota DPRD Kota Bukittinggi, Dewi Anggraini, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kapasitas organisasi komunikasi masyarakat di Kota Bukittinggi.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Bukittinggi terus mendorong peningkatan kemampuan teknis, pemahaman regulasi serta etika komunikasi anggota RAPI agar semakin profesional dan siap bersinergi dengan berbagai instansi.
“Melalui bimtek ini diharapkan anggota RAPI Bukittinggi semakin solid dan siap bersinergi dengan BPBD, Polres, Dishub serta seluruh OPD, terlebih pada momentum peringatan 100 Tahun Jam Gadang dan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 tahun 2026,” ujarnya.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 31 anggota RAPI dan empat orang panitia. Bimtek menghadirkan narasumber dari Balai Monitor Kelas II A Padang, BPBD, Dinas Kesehatan serta RAPI Sumatera Barat.
Sementara itu, Anggota DPRD Kota Bukittinggi, Dewi Anggraini, menyampaikan bahwa pelaksanaan bimbingan organisasi dan bimtek RAPI menjadi langkah positif untuk memperkuat kapasitas anggota dalam bidang komunikasi dan pelayanan masyarakat.
Menurutnya, keberadaan RAPI memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah, terutama dalam mendukung komunikasi sosial, kegiatan kemasyarakatan hingga penanganan kebencanaan di tengah masyarakat.
















