Kabarminang – Pelantikan Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Barat periode 2026–2029 yang sebelumnya dijadwalkan pada Jumat (13/3/2026) terpaksa ditunda. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Sumbar, Rudy Rinaldy, mengakui adanya kelalaian dalam koordinasi internal terkait penjadwalan kegiatan tersebut.
Rudy menyampaikan permohonan maaf kepada para komisioner terpilih dan keluarga atas ketidaknyamanan yang terjadi. Ia menjelaskan undangan pelantikan sempat tersebar lebih dahulu sebelum agenda pimpinan dipastikan.
“Kami mengakui adanya kelalaian dalam koordinasi internal staf kami. Saya selaku Kepala Dinas memohon maaf kepada seluruh calon anggota KPID dan keluarga,” ujar Rudy di Padang.
Menurutnya, pihaknya telah berkoordinasi langsung dengan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, terkait penjadwalan ulang pelantikan tersebut. Gubernur disebut telah menyetujui jadwal baru pelantikan komisioner KPID Sumbar.
“Bapak Gubernur sangat mengapresiasi kesabaran para calon komisioner. Beliau telah menjadwalkan langsung pelantikan komisioner KPID pada Senin pagi 16 Maret,” katanya.
Rudy menambahkan bahwa kejadian ini akan menjadi bahan evaluasi bagi Diskominfotik Sumbar agar koordinasi internal dan pelayanan administrasi ke depan dapat berjalan lebih baik.
Sebelumnya, pelantikan komisioner KPID Sumbar yang dijadwalkan berlangsung pukul 09.00 WIB di Auditorium Gubernur mendadak batal dilaksanakan. Padahal para komisioner terpilih beserta keluarga telah hadir di lokasi untuk mengikuti prosesi pelantikan.
Salah seorang komisioner terpilih, Yusrin Trinanda, mengatakan mereka datang ke lokasi berdasarkan undangan digital yang diterima beberapa hari sebelumnya.
















