Kabarminang – Kebakaran melanda kawasan Pasar Ampalu di Korong Ampalu, Nagari Lareh Nan Panjang, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman, pada Selasa (2/6/2026) dini hari. Peristiwa itu menghanguskan lima unit toko, satu unit mobil, dan satu unit sepeda motor.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Padang Pariaman, Rifki Monrizal NP, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 03.30 WIB.
Menurut laporan yang diterima petugas, kebakaran pertama kali diketahui setelah warga melihat kobaran api membesar di lingkungan Pasar Ampalu. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pemadam kebakaran.
“Petugas yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar pasar,” ujarnya usai dihubungi.
Proses penanganan berlangsung selama lebih dari tiga jam dan dinyatakan selesai pada pukul 06.55 WIB.
Data Damkar Padang Pariaman mencatat lima toko milik pedagang terdampak dalam peristiwa tersebut. Pemilik toko yang terdata masing-masing Zainal (50), Kutar (65), Buih (66), Anuar (62), dan Janimar (70).
Kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp1,5 miliar. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Untuk menangani kejadian itu, Damkar Padang Pariaman mengerahkan armada dari Posko Lubuk Alung, Posko Limpato, dan Posko Sungai Limau. Upaya pemadaman juga mendapat dukungan satu unit armada dari Kota Pariaman.
Sebanyak 25 personel diterjunkan ke lokasi. Mereka terdiri atas Regu A Posko Lubuk Alung, Regu A Posko Limpato, Regu A Posko Sungai Limau, serta personel bantuan dari Kota Pariaman.
“Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pendinginan di area terdampak guna memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan,” ungkap Rifki.
Peristiwa tersebut menyebabkan kerusakan di lingkungan Pasar Ampalu, sementara pendataan lanjutan terkait dampak kebakaran masih dilakukan oleh petugas.















