Kabarminang — Misteri kematian pensiunan guru inisial LI (61), yang ditemukan tewas di halaman rumahnya di Jorong Talago, Kenagarian VII Koto Talago, Kecamatan Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota pada 19 Desember 2025, hingga kini masih belum terungkap.
Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Syaiful Wachid, mengatakan pihaknya sejak awal telah mengerahkan seluruh sumber daya untuk mengungkap kasus tersebut.
“Kami Polres Limapuluh Kota terbuka terhadap informasi, termasuk kepada awak media, apalagi ini berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat serta pengungkapan tindak pidana. Kami juga terus menjalin komunikasi dengan pihak keluarga korban,” ujarnya, Senin (29/12).
Penanganan perkara dilakukan melalui pembentukan tim gabungan yang dipimpin Kasat Reskrim dan melibatkan Kasat Intelkam serta Kapolsek Guguak. Tim ini bekerja intensif di lapangan dengan memadukan metode penyelidikan konvensional dan pendekatan scientific crime investigation (SCI).
“Saat ini tim gabungan yang telah dibentuk masih bekerja dengan segala upaya. Penyelidikan dilakukan baik secara manual maupun secara ilmiah, guna memastikan setiap petunjuk dapat diuji dan dikembangkan secara akurat,” jelasnya.
Hingga kini, penyidik telah memeriksa 24 orang saksi dan terus mendalami sejumlah barang bukti terkait kasus tersebut.
“Saksi sudah 24 orang kami ambil keterangannya. Di samping itu, bukti-bukti dan petunjuk lain masih terus kami dalami. Yang jelas, kami terus bekerja untuk mengungkap kasus ini,” tuturnya.
Ia menambahkan setiap perkara, khususnya dugaan pembunuhan memiliki karakteristik berbeda.
















