Senin, April 20, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis

Keluarga dari Korban Tewas Dikeroyok di Pasaman Barat Harap Polres Tangkap Semua Pelaku

Holy Adib
Jumat, 9 Januari 2026 22:20
in Hukum & Kriminal
Polisi dan sejumlah warga melihat korban pengeroyokan tewas terkapar di ladang sawit di Kampung Durian Tiga Batang, Nagari Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo, Pasaman Barat, pada 2 Desember 2025 siang.

Polisi dan sejumlah warga melihat korban pengeroyokan tewas terkapar di ladang sawit di Kampung Durian Tiga Batang, Nagari Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo, Pasaman Barat, pada 2 Desember 2025 siang.


Kabarminang — Polisi baru menetapkan dua tersangka pada kasus pengeroyokan yang berujung pada kematian seorang pria di ladang sawit di Kampung Durian Tiga Batang, Nagari Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo, Pasaman Barat. Keluarga korban berharap polisi menetapkan tersangka lainnya.

Adik korban, Fitri Susanti (37), mengatakan bahwa saksi mata, Ramli, melihat lebih dari dua orang yang mengeroyok korban, Meri (48 tahun) di lokasi.

Fitri menceritakan bahwa Meri diajak oleh temannya ke lahan yang diduga berkonflik di Kampung Durian Tiga Batang. Ketika rombongan bubar, menurut kawan Meri yang ikut dalam rombongan itu, ketika pulang dari lahan, mereka sempat dicegat di jalan oleh beberapa orang. Karena mereka ramai, mereka dilepas oleh orang yang mencegat. Sementara itu, Meri berpisah dengan rombongan dan berjarak lumayan jauh dari saksi. Dalam perjalanan, saksi melihat ada orang yang meloncat ke motor Meri, lalu menyerang korban dengan senjata tajam hingga korban terjatuh.

“Saksi takut menolong karena pelaku yang berjumlah lebih dari dua orang membawa senjata tajam. Saksi bersembunyi sambil melihat dari kejauhan penyerangan kepada Bang Meri. Bang Meri meninggal terkapar dengan sejumlah luka bacokan sebelum sempat bersuara,” ujar Fitri kepada Kabarminang.com pada Jumat (9/1/2026).

Untuk mencari pelaku lainnya di luar dua tersangka, kata Fitri, polisi mengatakan kepada keluarganya bahwa mereka terkendala saksi. Menurut keterangan polisi, kata Fitri, saksi tidak melihat wajah para pelaku sehingga tidak mengenali pelaku lainnya. Karena itu, kata Fitri, polisi meminta keluarga korban untuk mencari saksi lain.

Selain itu, kata Fitri, keluarganya berharap polisi menjerat dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka dengan pasal pembunuhan. Menurut keluarganya, dua tersangka diduga melakukan pembunuhan berencana karena mereka menyiapkan senjata tajam sebelum menyerang korban dan mengintai untuk menyerang korban.

“Berdasarkan laporan yang kami terima dari polisi, pasal yang paling tinggi ancaman hukumannya yang digunakan polisi untuk menjerat kedua tersangka tersebut adalah Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan. Kalau pasalnya pasal pembunuhan berencana, tentu hukumannya lebih berat daripada pasal tentang pengeroyokan. Kami berharap tersangka dihukum seberat-beratnya,” tutur Fitri.

Selain itu, kata Fitri, ia berharap polisi segera memberi tahu keluarganya tentang motif para tersangka menyerang korban. Ia menyebut bahwa korban tidak memiliki masalah pribadi dengan para tersangka.


halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: berita kriminal Sumatera Baratdua tersangka pengeroyokandugaan pembunuhan berencanaKampung Durian Tiga Batangkasus kriminal Pasaman Baratkasus pembunuhan Pasaman BaratKecamatan Luhak Nan Duokejahatan kekerasankeluarga korban minta keadilankonflik lahan sawitkorban tewas dikeroyokladang sawit Pasaman BaratNagari Koto BaruPasal 170 KUHPPengeroyokan Pasaman BaratPolres Pasaman Baratsenjata tajamSumbarkita

Berita Terkait

Polisi Ringkus Dua Penadah Motor di Payakumbuh

Polisi Ringkus Dua Penadah Motor di Payakumbuh

19 April 2026
Curi Motor Terparkir di Teras Rumah, Residivis di Limapuluh Kota Ditangkap Polisi

Curi Motor Terparkir di Teras Rumah, Residivis di Limapuluh Kota Ditangkap Polisi

19 April 2026
Jual Sepeda Curian di Facebook, Pria di Padang Ditangkap Polisi

Jual Sepeda Curian di Facebook, Pria di Padang Ditangkap Polisi

19 April 2026
Cari Pekerjaan di Padang, Siswi SMA di Pesisir Selatan Jadi Korban Persetubuhan

Cari Pekerjaan di Padang, Siswi SMA di Pesisir Selatan Jadi Korban Persetubuhan

18 April 2026
Enam Saksi Diperiksa, Polisi Dalami Kasus Tewasnya Pemburu Babi di Padang Pariaman

Akui Lalai, Petani 62 Tahun Jadi Tersangka Tewasnya Pemburu Babi di Padang Pariaman

18 April 2026
Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Warung di Limapuluh Kota Barang Bukti Linggis Diamankan

Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Warung di Limapuluh Kota Barang Bukti Linggis Diamankan

18 April 2026
Next Post
Pemko Padang Tetap Prioritaskan Pembangunan yang Sentuh Kebutuhan Masyarakat

Pemko Padang Tetap Prioritaskan Pembangunan yang Sentuh Kebutuhan Masyarakat

Tinggalkan Komentar

TERPOPULER

Kronologi Pilu Kematian Alceo di RSUP M Djamil, Ibu Sebut Dugaan Pelanggaran SOP

Kronologi Pilu Kematian Alceo di RSUP M Djamil, Ibu Sebut Dugaan Pelanggaran SOP

17 April 2026

BEM Kritik Sumbangan Dana Wakaf Unand, Kampus Beri Penjelasan

UniRank Rilis 20 Universitas Terbaik Indonesia 2026, Ini Posisi UNAND dan UNP

13 April 2026

Viral! Seorang Ibu Ungkap Dugaan Kelalaian RSUP M Djamil Padang hingga Anaknya Meninggal Dunia

Viral! Seorang Ibu Ungkap Dugaan Kelalaian RSUP M Djamil Padang hingga Anaknya Meninggal Dunia

16 April 2026

Pemburu Babi Tewas Tertembak di Padang Pariaman, Polisi Ungkap Tembakan Bersarang di Dada

Pemburu Babi Tewas Tertembak di Padang Pariaman, Polisi Ungkap Tembakan Bersarang di Dada

16 April 2026

Enam Saksi Diperiksa, Polisi Dalami Kasus Tewasnya Pemburu Babi di Padang Pariaman

Akui Lalai, Petani 62 Tahun Jadi Tersangka Tewasnya Pemburu Babi di Padang Pariaman

18 April 2026

Kecelakaan Truk CPO vs Motor di Padang Pariaman Tewaskan Satu Orang

Kecelakaan Truk CPO vs Motor di Padang Pariaman Tewaskan Satu Orang

18 April 2026

Konsep Otomatis

Pemburu Babi Tewas Ditembak di Padang Pariaman, Polisi Selidiki Asal Tembakan

15 April 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Artikel & Opini
  • Bank Nagari
  • DPRD Sumatera Barat
  • Ekonomi & Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Ranah Minang
  • Pilkada
  • Politik
  • PT Semen Padang
  • Ramadhan
  • Tekno
  • Kabar Sumbar
  • Kabupaten Dharmasraya
  • Kabupaten Limapuluh Kota
  • Kabupaten Padang Pariaman
  • Kabupaten Pasaman Barat
  • Kabupaten Sijunjung
  • Kabupaten Solok
  • Kabupaten Solok Selatan
  • Kota Bukittinggi
  • Kota Padang
  • Kota Padang Panjang
  • Kota Pariaman
  • Kota Payakumbuh
  • Kota Solok
  • Kabar Rantau

© 2025 KabarMinang.com.