Kabarminang – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Sumatera Barat kembali menggelar aksi demonstrasi di depan gerbang Kantor Gubernur Sumatera Barat, Senin (18/5/2026) sore. Massa aksi menuntut agar gubernur menemui mereka secara langsung untuk mendengarkan aspirasi yang disampaikan.
Puluhan mahasiswa mulai berkumpul sekitar pukul 15.00 WIB dengan membawa spanduk dan pengeras suara. Namun hingga pukul 15.30 WIB, gubernur dipastikan tidak berada di lokasi dan tidak dapat menemui massa aksi.
Perwakilan aparat pengamanan, Afrides R., menyampaikan bahwa Gubernur Mahyeldi sedang menjalankan agenda kedinasan di Jakarta.
“Kami meminta massa aksi untuk tenang, karena saat ini gubernur sedang tidak berada di Kantor Gubernur. Beliau sedang ada agenda kedinasan di Jakarta,” ujar Afrides saat berdialog dengan mahasiswa.
Mendengar penjelasan tersebut, Koordinator Daerah BEM SI Sumbar, Kahfi Harahap, menyampaikan kekecewaannya melalui orasi dari mobil komando. Ia menegaskan mahasiswa hanya ingin bertemu langsung dengan gubernur, bukan perwakilan dinas.
“Kami tidak mau bertemu dengan Kepala Dinas, kami hanya ingin bertemu gubernur langsung! Seringkali berkas tuntutan kami hanya jadi bungkus nasi tanpa pernah ditindaklanjuti,” tegas Kahfi.
Kritik serupa juga disampaikan salah seorang orator dari mahasiswa Universitas Adzkia. Ia menilai gubernur kerap tidak berada di tempat setiap kali mahasiswa menggelar aksi demonstrasi.
“Kami sudah muak selalu tidak ditemui oleh gubernur karena setiap kami aksi beliau selalu ke Jakarta. Sudah beberapa kali kami datang dengan tertib, tapi tuntutan kami tidak pernah didengar,” katanya.
















