Kabarminang – Kualitas udara di Kabupaten Dharmasraya hari ini masuk kategori tidak sehat dengan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) berada di angka 119, Senin (13/9/2026).
Hal itu dilihat dari poster yang diunggah akun Facebook Diskominfo Dharmasraya. Dalam unggahan itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul kondisi kualitas udara di wilayah tersebut.
Masyarakat diimbau menggunakan masker, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Warga juga diminta menutup pintu dan jendela untuk mengurangi masuknya asap ke dalam rumah. Masyarakat disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, serta penderita penyakit ISPA dan jantung.
Selain itu, Pemkab Dharmasraya turut mengingatkan masyarakat untuk memperbanyak konsumsi air putih dan makanan bergizi, seperti buah dan sayuran. Warga juga diminta tidak membakar sampah maupun lahan karena dapat memperburuk kondisi udara.
Selain kabut asap, masyarakat diminta mewaspadai dampak cuaca panas ekstrem dan dianjurkan mencukupi kebutuhan cairan, menghindari aktivitas di luar ruangan pada pukul 10.00 hingga 15.00 WIB, menggunakan pelindung seperti topi dan payung, serta mewaspadai tanda-tanda dehidrasi dan heatstroke.
Sejumlah gejala yang perlu diwaspadai akibat kondisi kualitas udara dan cuaca tersebut antara lain sesak napas, batuk yang tidak kunjung sembuh, mata perih dan berair, pusing hebat, serta demam akibat dehidrasi.
Jika mengalami gangguan kesehatan tersebut, masyarakat diimbau segera mendapatkan pemeriksaan di puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
Pemkab Dharmasraya juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kesehatan dan lingkungan dengan mencegah pembakaran yang dapat memperburuk kualitas udara.















