Kabarminang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat tanpa memandang kondisi ekonomi. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan tim medis RSUD Padang Pariaman menyelamatkan seorang pasien perempuan dalam kondisi darurat, Selasa (24/3/2026) dini hari.
Pasien tersebut sebelumnya datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) dengan kondisi perdarahan hebat akibat abortus inkomplit yang memicu shock hipovolemik. Kondisi kritis tersebut langsung ditangani cepat oleh tim medis sesuai prosedur kegawatdaruratan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman, Dr. dr. Engga Lift Irwanto Sp.OG(K), mengatakan bahwa keselamatan pasien menjadi prioritas utama dalam setiap pelayanan, termasuk bagi pasien dengan kendala administrasi.
“Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berkomitmen untuk selalu hadir memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat tanpa memandang kondisi ekonomi. Keselamatan pasien adalah yang utama,” tegasnya.
Dalam proses penanganan, sempat terjadi kendala ketika pasien dan keluarga menolak tindakan lanjutan karena alasan biaya dan kepesertaan BPJS yang tidak aktif. Namun, pihak rumah sakit bersama tim medis memberikan edukasi bahwa pelayanan tetap diberikan tanpa harus membayar di awal.
Pemkab Padang Pariaman juga memastikan bahwa persoalan administrasi akan dibantu dan dicarikan solusi, sehingga masyarakat tetap dapat memperoleh haknya atas layanan kesehatan.
Setelah mendapatkan penjelasan tersebut, pasien akhirnya bersedia melanjutkan penanganan medis. Tim IGD bersama tim kamar operasi kemudian bergerak cepat melakukan tindakan hingga kondisi pasien berhasil diselamatkan.
Saat ini, pasien dilaporkan dalam keadaan stabil dan masih dalam pemantauan medis intensif.
Dr. Engga juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga medis yang bertugas atas dedikasi dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan.
“Terima kasih kepada tim jaga IGD dan tim kamar operasi RSUD Padang Pariaman yang telah bekerja cepat dan profesional sehingga nyawa pasien dapat diselamatkan,” tutupnya.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat, sekaligus menunjukkan kesiapsiagaan tenaga medis di RSUD Padang Pariaman dalam menangani kasus-kasus darurat.
















