Kabarminang – Polisi terus mengusut kasus penemuan mayat pria tanpa identitas di bawah jembatan rel kereta api kawasan flyover Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman. Untuk mengungkap identitas korban, polisi kini melibatkan Tim Identifikasi Polda Sumatera Barat.
Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman, AKP Nedra Wati, mengatakan pemeriksaan lanjutan terhadap jenazah dilakukan di RS Bhayangkara Padang pada Kamis (9/7/2026). Proses identifikasi melibatkan Unit Identifikasi Polres Padang Pariaman, Kanit Reskrim Polsek Batang Anai Ipda Dedet, serta Unit Identifikasi Polda Sumbar.
“Untuk memastikan identitas korban, hari ini dilakukan pemeriksaan lanjutan di RS Bhayangkara Padang. Tim melakukan pengambilan sampel sidik jari secara manual dan identifikasi menggunakan peralatan Unit Identifikasi Polda Sumbar yang dipimpin Kanit Identifikasi Polda Sumbar Ipda Emil,” kata Nedra.
Selain mengambil sidik jari secara manual, petugas juga mengukur panjang tubuh korban sebagai bagian dari proses identifikasi.
“Seluruh data identifikasi tersebut nantinya akan menjadi bahan dalam proses pencocokan identitas korban,” ujarnya.
Nedra menjelaskan, pelibatan Tim Identifikasi Polda Sumbar dilakukan setelah pemeriksaan sidik jari menggunakan alat Inafis saat olah tempat kejadian perkara (TKP) belum membuahkan hasil.
“Pada saat olah TKP, kami sudah melakukan identifikasi menggunakan alat Inafis. Namun sampai saat ini identitas korban masih belum ditemukan sehingga dilakukan pemeriksaan lanjutan dengan metode sidik jari manual,” katanya.
Hingga kini, kata Nedra, identitas korban masih belum diketahui dan polisi masih terus melakukan berbagai upaya untuk mengungkap jati diri korban.















