“Kami masih berupaya mengungkap identitas korban. Proses identifikasi masih berlangsung,” ucapnya.
Selain itu, penyidik juga masih menunggu hasil autopsi dari tim medis RS Bhayangkara Padang untuk memastikan penyebab kematian korban.
“Hasil autopsi masih kami tunggu. Nantinya hasil pemeriksaan medis akan menjadi dasar untuk memastikan penyebab kematian korban,” katanya.
Sebelumnya, polisi menemukan tali jerat berwarna hitam yang melingkar di leher korban serta bekas jeratan saat melakukan pemeriksaan luar di lokasi kejadian. Meski demikian, penyidik belum dapat menyimpulkan apakah korban meninggal akibat tindak pidana.
“Seluruh kemungkinan masih kami dalami. Penyelidikan masih terus berjalan, baik untuk mengungkap identitas korban maupun memastikan penyebab kematiannya,” tutur Nedra.
Sebelumnya diberitakan, mayat pria tanpa identitas ditemukan di bawah flyover kawasan Bandara Internasional Minangkabau, Korong Duku, Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai, pada Rabu (8/7/2026) sore.
Kapolsek Batang Anai, Iptu Wadriadi, mengatakan jasad tersebut pertama kali ditemukan seorang remaja berinisial J (14) sekitar pukul 17.00 WIB saat beristirahat usai berolahraga di atas flyover.
Merasa curiga melihat seseorang dalam posisi tengkurap dan tidak bergerak di bawah jembatan, remaja tersebut pulang dan melaporkan temuannya kepada orang tuanya. Informasi itu kemudian diteruskan ke Polsek Batang Anai.















