Kabarminang — Seorang gadis remaja tewas setelah hanyut di sungai di Nagari Sungai Gambir Sako, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Pesisir Selatan, pada Selasa (5/5/2026) sore.
Sekretaris BPBD Pesisir Selatan, Japri, menginformasikan bahwa gadis itu bernama Celsi (15 tahun), siswi kelas 8 MTsN, warga Nagari Pasar Raya Tapan, Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan.
Perihal hanyutnya korban, Japri menceritakan bahwa pukul 15.00 WIB Celsi mandi-mandi dengan tiga temannya di sungai sungai tersebut. Setelah mandi-mandi, Celsi berdiri di atas sebuah batu di pinggir sungai itu untuk berswafoto (selfie). Diduga karena batu itu licin, Celsi terpeleset, lalu terjatuh ke sungai sekitar pukul 16.30 WIB.
“Saat itu arus sungai deras. Korban terbawa arus. Korban tidak bisa berenang. Teman-temannya yang bisa berenang sudah berusaha untuk menolongnya, tetapi tidak bisa membawa korban karena badannya agak besar,” ujar Japri.
Setelah Celsi jatuh, kata Japri, teman-temannya mengejar korban melalui pinggir sungai. Ia menyebut bahwa teman-teman korban kebingungan harus memanggil siapa lantaran lokasi itu berjarak lebih satu kilometer dari permukiman warga. Kemudian, katanya, salah satu teman korban pergi ke pinggir jalan terdekat, lalu menyetop seorang pengendara yang melintasi lokasi itu untuk meminta pertolongan. Ia mengatakan bahwa pengendara tersebut lalu memanggil warga lain untuk membantu mengevakuasi korban.
“Korban ditemukan pukul 17.00 WIB dalam keadaan meninggal dunia,” ucap Japri.
Japri menginformasikan bahwa warga kemudian membawa jenazah korban ke Puskesmas Basa Ampek Balai Tapan. Dari puskesmas, katanya, warga membawa jenazah ke rumah duka.
View this post on Instagram
















