Kabarminang — Seorang pemulung yang hanyut di banda bakali atau kanal banjir di Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, pada Jumat (1/5/2026) pagi ditemukan tewas.
Kepala Seksi Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Sutopo, mengatakan bahwa korban ditemukan tewas pukul 10.53 WIB.
“Korban ditemukan pada kedalaman air sekitar 30 cm. Setelah itu, korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara,” ujar Sutopo.
Sutopo mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan informasi pemulung bernama Fajar Saputra (24 tahun), warga Kampung Sikumbang, dekat Masjid Al Hidayah, RT 002/RW 001, Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, tenggelam di lokasi itu sekitar pukul 08.59 WIB. Ia menyampaikan bahwa korban diduga terjatuh saat mencari sampah di sana.
“Kejadian itu pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Jiro, 18 tahun, pelajar. Dia kemudian melaporkan insiden tersebut ke petugas pemadam kebakaran,” tuturnya.
Setelah mendapatkan informasi itu, pihaknya mengerahkan 12 personel untuk mencari korban. Pihaknya mencari korban dengan tim gabungan yang terdiri atas personel Kantor SAR Padang, BPBD Padang, Polri, Dinas Damkar, TNI, Tagana, komunitas siaga bencana, warga, PMI.















