Kabarminang – Iskandar (56), seorang nelayan yang akrab disapa Is atau Parada, belum diketahui keberadaannya setelah terakhir terlihat pada 8–10 Agustus 2025. Hampir 15 bulan berlalu, keluarga masih berupaya mencari keberadaan warga yang biasa bekerja di wilayah Padang dan Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, tersebut.
Keluarga telah melakukan pencarian ke sejumlah tempat dan melaporkan kehilangan Iskandar ke Polres Pesisir Selatan. Namun, hingga kini, keberadaannya belum diketahui.
Suami keponakan Iskandar, Satria Alvera (47), warga Sago, Painan, mengatakan pamannya itu hidup sendiri dan tidak menetap di satu daerah. Pekerjaannya sebagai nelayan membuat Iskandar kerap berpindah tempat kerja, terkadang di Padang dan terkadang di wilayah Pesisir Selatan.
“Sebelum menghilang, ia tinggal di sebuah kontrakan di kawasan Carocok Tarusan, Kecamatan Koto XI Tarusan,” ujar Satria kepada Sumbarkita, Sabtu (31/10/2026).
Satria mengatakan, berdasarkan keterangan yang diperolehnya dari suami adik angkat Iskandar, pada hari terakhir sebelum menghilang, sekitar pukul 17.00 WIB, Iskandar pergi bersamanya ke kawasan Mandeh untuk mengantarkan makanan ikan ke keramba.
“Sekitar jam sembilan malam mereka sudah kembali sampai di Carocok,” kata Satria.
Setibanya di Carocok, Iskandar berpamitan hendak pergi ke Painan untuk menjenguk anggota keluarganya yang sedang sakit.
Menurut Satria, pamannya itu semula berencana menggunakan sepeda motor Honda GL Pro tahun 1995 miliknya. Namun, kendaraan tersebut tidak dapat dihidupkan karena mengalami kerusakan. Iskandar kemudian meminjam sepeda motor Honda Beat milik seorang teman sesama nelayan.

















