Kabarminang – Dua mahasiswi Politeknik Negeri Padang (PNP) menjadi korban tabrak lari di kawasan Bundaran Ocarina, Batam, Kepulauan Riau, pada Jumat (23/10/2026) sore. Akibatnya, satu orang tewas di tempat, satu lagi dirawat intensif.
Berdasarkan rekaman CCTV yang diterima Sumbarkita pada Sabtu (24/10/2026), kejadian itu tampak berawal ketika kedua korban yang berada dalam satu motor keluar dari sebuah lokasi proyek yang berada di pinggir jalan. Kedua korban tampak tidak mengenakan helm.
Kemudian, datang mobil berwarna hitam yang menabrak korban dari belakang. Setelah menabrak, mobil tersebut tetap melaju hingga korban terseret. Melihat kejadian itu, beberapa orang tampak berkerumun di lokasi.
Kepala Subbagian Umum PNP, Fajri Arianto, mengatakan, kedua mahasiswi tersebut berada di Batam untuk menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di PT Puri Global Sukses sejak 12 Agustus 2026. Keduanya merupakan mahasiswi Program Studi D3 Teknik Sipil angkatan 2023.
Ia mengatakan, pihak kampus pertama kali menerima kabar kecelakaan tersebut dari teman-teman korban yang juga sedang menjalani PKL di Batam pada Jumat (23/10/2026) sore.
“Informasi yang kami peroleh itu tabrak lari, satu orang meninggal dunia,” tuturnya kepada Sumbarkita, Sabtu (24/10/2026).
Ia mengatakan, mahasiswa yang meninggal dunia bernama Sepriani Wirda Nengsih, asal Bangko Kajai, Nagari Ladang Panjang, Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Kemudian, temannya, Raisyah Ghea Wulandri, asal Tangkerang Selatan, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, Riau, mengalami luka serius dan saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RS Elisabeth Botania, Batam.
“Korban atas nama Ghea dilaporkan mengalami patah tulang pada bagian pinggang dan tangan dan menjalani perawatan di RS Elisabeth Botania, Batam. Korban menjalani operasi hari ini pukul 10.00 WIB,” katanya.















