Kabarminang — Beredar video di Instagram tentang perkelahian sejumlah orang di SPBU Sialang, Nagari Gunung Selasih, Kecamatan Pulau Punjung, Dharmasraya, pada Kamis (28/5/2026). Polisi mengonfirmasi bahwa orang-orang yang berkelahi tersebut merupakan warga Dharmasraya dan warga Sijunjung.
Kepala Polres Dharmasraya, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, mengatakan bahwa pada pukul 13.00 WIB pihaknya memperoleh informasi perkelahian warga Nagari Muaro Takung, Kecamatan Kamang Baru, Sijunjung, dengan warga Jorong Sialang.
Kartyana menerangkan bahwa beberapa pemuda Muaro Takung mendatangi SPBU Sialang karena unggahan di media sosial yang menyudutkan pemuda nagari tersebut sehingga memancing kemaran mereka. Setibanya di sana, para pemuda menyerang pemuda Sialang di SPBU di nagari itu.
Setelah mengetahui perkelahian itu, kata Kartyana, pihaknya melakukan mediasi antara kedua pihak. Ia menyebut bahwa pertemuan itu dihadiri oleh Wali Nagari Takung, Wali Nagari Gunung Selasih, Anggota DPRD dapil Kamang Baru.
Hasil mediasi itu, kata Kartyana, kedua pihak yang berkelahi diminta untuk menahan diri dan tidak mengutamakan sifat egois dan emosi dalam penyelesaian masalah. Ia menyampaikan bahwa pada dasarnya warga Sialang merupakan bagian keluarga dari Nagari Takung.
“Berdasarkan hasil mediasi, kedua pihak sepakat untuk menempuh penyelesaian secara kekeluargaan terhadap kejadian yang terjadi pada hari ini dan kejadian pada Selasa, 26 April 2026,” ujar Kartyana.
Kartyana mengatakan bahwa pihaknya akan menyampaikan kepada warga untuk tidak melakukan penyerangan seperti itu lagi.
Ia menyampaikan bahwa mediasi itu berakhir pukul 17.00 WIB. Selama mediasi berlangsung, katanya, situasi aman, tertib, dan kondusif.
Dalam video yang dikirimkan oleh Polres Dharmasraya, perwakilan pemerintah kedua nagari beserta ninik mamak kedua nagari berterima kasih kepada Polres Dharmasraya dan Polres Sijunjung yang cepat tanggap menyelesaikan masalah perkelahian itu.
Selain itu, ia menyampaikan bahwa siapa pun yang mengulangi perkelahian menjelang perdamaian pada Sabtu besok akan dianggap provokator dan penyebab perkelahian. Pihaknya akan menyerahkan ke kepolisian siapa pun yang mengulangi perkelahian tersebut.
View this post on Instagram















