Untuk mengatasi keraguan tersebut, para petugas berupaya memberikan penjelasan secara langsung kepada masyarakat mengenai tujuan pendataan.
“Kami jelaskan pelan-pelan kalau data ini cuma buat kebutuhan statistik, bukan buat pajak. Data mereka juga dijamin rahasia. Setelah dijelaskan, biasanya mereka mulai paham dan akhirnya bersedia diwawancarai, namun ada juga yang tetap menolak,” kata Andika.
Salah seorang warga Pantai Cermin, Wira, mengaku memilih tidak memberikan data ketika didatangi petugas pendataan. Ia mengatakan keputusan tersebut diambil karena khawatir informasi yang diberikan dapat menimbulkan dampak lain di kemudian hari.
Selain kekhawatiran terkait pajak, Wira juga mengaku kurang nyaman dengan sejumlah pertanyaan yang diajukan dalam proses pendataan karena menurutnya menyangkut informasi pribadi. (Ilvan)















