Kabarminang – Tim SAR gabungan masih belum menemukan Haikal (3,5), balita yang dilaporkan hilang di Kampung Aek Kayu Ara, Jorong VII Gunung Manahan, Nagari Koto Nopan, Kecamatan Rao Utara, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Memasuki hari keempat pencarian pada Rabu (8/7/2026), operasi penyisiran kembali berakhir tanpa hasil.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Padang, Abdul Malik, mengatakan operasi pencarian dimulai sejak pukul 07.30 WIB dengan menyisir area sepanjang sekitar tiga kilometer.
Menurutnya, tim SAR gabungan membagi personel ke dalam dua Search and Rescue Unit (SRU) untuk menyisir sejumlah titik yang telah ditentukan.
“Hingga pukul 18.00 WIB, tim SAR gabungan telah melaksanakan operasi SAR dengan hasil nihil. Operasi SAR dihentikan dan dilanjutkan esok hari pada 9 Juli 2026 pukul 07.30 WIB,” kata Abdul Malik.
Ia menjelaskan, Haikal dilaporkan hilang sejak Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu korban bermain di luar rumah di area persawahan ketika kedua orang tuanya sedang memasak dan mencuci piring.
Setelah kedua orang tuanya selesai beraktivitas, Haikal sudah tidak berada di lokasi bermain. Pihak keluarga langsung melakukan pencarian, namun korban belum ditemukan.
“Di sekitar lokasi terdapat aliran sungai sehingga korban diduga hanyut,” ujarnya.
Abdul Malik mengatakan, sebelum Basarnas mengerahkan tim SAR, pemerintah nagari bersama masyarakat telah lebih dulu melakukan pencarian, namun belum membuahkan hasil.















