Selain itu, kata Asnianti, petugas menemukan bagian perut bayi berwarna kuning. Saat ditanya penyebab perut bayi berwarna kuning, orang tua bayi mengatakan bahwa pihaknya memberikan kunyit ke perut bayi karena anak itu sakit perut.
Saat pemeriksaan berlangsung, kata Asnianti, bayi buang air besar (BAB). Menurutnya, BAB bayi terlihat normal dengan warna kuning dan berampas. Petugas kemudian menyarankan keluarga untuk membersihkan BAB bayi.
Perihal rencana rujukan, Asnianti mengatakan bahwa petugas menjelaskan kepada orang tua bayi tentang proses rujukan melalui layanan Sistem Rujukan Terintegrasi, yang membutuhkan waktu. Pihaknya saat itu menyarankan rujukan ke RSUD Arosuka atau RSUD M. Natsir. Namun, katanya, orang tua bayi memilih untuk membawa bayinya ke RSIA Ananda Solok dengan kendaraan sendiri karena bayi lahir di rumah sakit tersebut dan keluarga menginginkan penanganan lebih cepat.
“Pasien meninggalkan puskesmas pada jam 22.50 WIB menuju RSIA Ananda dengan mobil sendiri,” kata Asnianti.
Setelah pasien pergi, kata Asnianti, pihaknya masih menghubungi keluarga bayi untuk menanyakan keadaan pasien. Berdasarkan penuturan orang tuanya, pasien telah mendapatkan penanganan dengan baik.
“Kata orang tuanya, pasien tersedak air susu sehingga susunya masuk ke dalam saluran pernafasan, dan air susu tersebut telah dikeluarkan,” tutur Asnianti.
Namun, kemudian kata Asnianti, orang tua bayi menyampaikan bahwa pasien telah meninggal dunia pada pukul 03.00 WIB.
Sebelumnya diberitakan bahwa Nur Isnaini (25 tahun), adik ibu bayi tersebut sekaligus warga Jorong Lurah Gadang, Nagari Sariak Alahan Tigo, Kecamatan Hiliran Gumanti, mengatakan bahwa bayi tersebut bernama Abil Ardiansyah, laki-laki.
















