Nur ikut mengantarkan Abil ke Puskesmas Talang Babungo hingga kemudian ke rumah sakit di Kota Solok.
Perihal sakit yang dialami Abil, Nur menceritakan bahwa bayi itu mulai mengalami sesak napas setelah Magrib. Karena kondisi tersebut tidak kunjung reda, keluarga membawa Abil ke Puskesmas Talang Babungo di Jalan Raya Talang Babungo, Jorong Talang Timur, Nagari Talang Babungo, Kecamatan Hiliran Gumanti. Sekitar pukul 22.00 WIB pihaknya sampai di puskesmas dan langsung menuju ruang IGD.
Menurut Nur, setelah tiba di ruang IGD, pihak puskesmas tidak melakukan pemeriksaan maupun memberikan tindakan kepada Abil. Pengelola puskesmas, katanya, justru menyebut bayi itu sesak napas karena asap rokok.
Nur mengatakan bahwa keluarga kemudian diminta membawa Abil ke rumah sakit di Kota Solok. Saat meninggalkan puskesmas, katanya, bayi tersebut tidak mendapatkan pertolongan pertama maupun surat rujukan.
“Disuruh pergi ke rumah sakit tanpa ada tindakan, penanganan, atau pertolongan pertama. Bahkan tidak ada surat rujukan,” ujar Nur pada Jumat (21/8/2026).
Nur juga mengaku bahwa keluarganya diminta tidak menyampaikan kepada rumah sakit tujuan bahwa Abil sebelumnya sempat dibawa ke Puskesmas Talang Babungo.
“Sebelum kami pergi, pihak puskesmas mengambil foto dan video korban tanpa alasan dan tujuan yang jelas,” ucap Nur.
Karena khawatir dengan kondisi bayi, kata Nur, keluarga langsung membawa Abil ke Rumah Sakit Ibu dan Anak Ananda Solok di Jalan Prof. M. Yamin, Pandan Ujung, Kota Solok. Nur mengatakan, mereka tiba di rumah sakit tersebut sekitar pukul 23.00 WIB. Sesampainya di sana, katanya, bayi langsung diperiksa.
















