Dalam pernyataannya, Andre juga menyampaikan kritik yang lebih tajam. Ia meminta pemerintah daerah tidak hanya fokus pada pencitraan, tetapi lebih serius dalam mengeksekusi program yang telah didukung anggaran pusat.
“Jago lah lai. Jan sibuk pencitraan juo lai. Bantuan pusat alah banyak, tapi kalian lambek mengeksekusi,” tulisnya.
Pernyataan tersebut dinilai sebagai sindiran langsung terhadap kinerja kepala daerah di Sumatera Barat. Meski bernada keras, Andre menegaskan bahwa kritik yang disampaikannya merupakan bentuk kepedulian terhadap kampung halaman. Pada unggahan itu, Andre juga membantah memiliki kepentingan politik tertentu di balik pernyataan tersebut.
“Kritik ambo lakukan karena ambo sayang dengan kampuang ambo. Bukan karena ingin jadi gubernur atau memojokkan pihak tertentu. Saatnya kita bekerja keras membangun Sumbar,” tulisnya.
















