Kabarminang — Sekretaris Daerah (Sekda) Sumatera Barat, Arry Yuswandi, merespons postingan anggota Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, terkait kritik terhadap kinerja pemerintah daerah (Pemda) di Sumbar yang diposting di media sosial. Ia menilai isi unggahan tersebut belum dapat dianalisis karena tidak memuat informasi yang spesifik.
Ary menyebut, postingan itu tidak menjelaskan secara rinci daerah yang dimaksud, program yang dibahas, maupun kegiatan yang disorot. Ketidakjelasan tersebut membuat pemerintah daerah kesulitan memahami konteks yang ingin disampaikan.
“Daerah yang disebutkan dalam postingan itu tidak disebutkan secara spesifik, pemda yang dimaksud yang mana, programnya apa, kegiatan yang mana, jadi kita tidak bisa menganalisis maksud yang disampaikan di postingan itu,” ujarnya kepada Sumbarkita, Jumat (17/4).
Menurutnya, kejelasan data menjadi syarat utama agar pemerintah dapat memberikan tanggapan yang tepat. Tanpa informasi rinci, respons yang disampaikan berpotensi tidak sesuai dengan konteks.
“Programnya apa, bantuan yang diberikan itu yang mana, pemda yang dimaksud apa, indikatornya apa, baru bisa memberikan penjelasan atau dinas terkait yang memberikan penjelasan,” katanya.
Ia menjelaskan, jika informasi sudah terperinci, maka dinas terkait dapat memberikan klarifikasi sesuai bidang masing-masing, seperti infrastruktur atau pertanian, termasuk jenis bantuan yang dimaksud.
“Misalnya bidang infrastruktur, bantuan apa yang didapat? Bidang pertanian apa? Dan lain-lain, hal itu juga bisa dijelaskan nanti oleh masing-masing dinas terkait,” ujarnya.
Arry menambahkan, untuk isu tertentu seperti bencana, penanganan dan penjelasan biasanya berada di tingkat pemerintah kabupaten atau kota yang bersangkutan.
















