Kabarminang — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok Selatan memberikan penghargaan kepada lima koperasi yang dinilai memiliki kinerja keuangan terbaik pada peringatan Hari Koperasi ke-79. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap pengelolaan koperasi yang sehat dan berkelanjutan.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Solok Selatan, Yulian Efi, dalam rangkaian upacara Hari Koperasi yang digelar di Halaman Kantor Bupati Solok Selatan pada Senin (13/7/2026).
Lima koperasi yang menerima penghargaan tersebut yakni Koperasi Tani Bangun Pagi, Koperasi Dharma Wanita Persatuan, Koperasi BMT Ayyasi, Koperasi BMT El-Itqan, dan Koperasi Bina Sejahtera.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Solok Selatan, Musferi Hendra, mengatakan penghargaan diberikan berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan koperasi yang dilakukan terhadap koperasi simpan pinjam (KSP) maupun koperasi yang memiliki unit usaha simpan pinjam (USP).
“Penghargaan ini atas hasil pemeriksaan kesehatan koperasi simpan pinjam (KSP) dan koperasi yang memiliki usaha simpan pinjam (USP). Koperasi yang mendapatkan penghargaan ini merupakan koperasi yang berada dalam kategori sehat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proses pemeriksaan kesehatan koperasi menghasilkan empat kategori penilaian, yakni sehat, cukup sehat, dalam pengawasan, dan dalam pengawasan khusus. Penilaian tersebut menjadi acuan pemerintah daerah dalam memetakan kondisi kelembagaan dan tata kelola koperasi.
Menurut Musferi, koperasi yang memperoleh penghargaan tahun ini merupakan koperasi yang berhasil memenuhi indikator kesehatan, terutama dalam aspek pengelolaan keuangan dan operasional.
Data Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Solok Selatan menunjukkan hingga saat ini terdapat 149 koperasi yang masih aktif beroperasi di daerah tersebut. Sementara itu, sebanyak 60 koperasi lainnya tercatat tidak aktif.
Ratusan koperasi aktif tersebut bergerak di berbagai bidang usaha, mulai dari koperasi simpan pinjam, koperasi produsen, koperasi konsumen, koperasi pemasaran, hingga Koperasi Desa Merah Putih. Keberagaman jenis koperasi itu diharapkan dapat memperkuat perekonomian masyarakat dan mendorong pertumbuhan usaha di Solok Selatan.
















