Kabarminang — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok Selatan menerima kedatangan 421 mahasiswa dari Universitas Andalas (Unand) dan Universitas Negeri Padang (UNP) yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di nagari-nagari di daerah itu.
Mahasiswa tersebut terdiri atas 78 orang dari Unand yang akan melaksanakan KKN di empat nagari. Sementara itu, sebanyak 343 mahasiswa dari UNP akan ditempatkan di 17 nagari.
Kedatangan ratusan mahasiswa tersebut disambut Wakil Bupati Solok Selatan, Yulian Efi, di Aula Sarantau Sasurambi, Kantor Bupati Solok Selatan, Senin (6/7/2026). Ia menyambut baik pelaksanaan program KKN di Solok Selatan.
“Saya ucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Universitas Negeri Padang dan Universitas Andalas kepada Kabupaten Solok Selatan sebagai salah satu lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2026,” ujarnya.
Ia menilai kehadiran mahasiswa Unand dan UNP akan membawa inspirasi, pola pikir, solusi, serta ide-ide segar yang dapat mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Solok Selatan.
“Kami berharap setiap mahasiswa dapat membangun kerja sama yang baik dengan pemerintah nagari serta kelompok masyarakat setempat dalam merealisasikan program kerja kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik UNP, Refnaldi, mengatakan bahwa KKN merupakan ruang belajar nonformal bagi mahasiswa. Menurutnya, proses pembelajaran dalam KKN berlangsung langsung di tengah masyarakat, tidak terbatas pada ruang kuliah.
“Pengalaman yang didapatkan dari kegiatan ini akan sangat berarti. Terlebih, perkuliahannya dilakukan di ruangan terbuka, bisa di kantor, bisa di perkebunan, bukan di ruang kuliah seperti biasanya,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, dosen Fakultas Hukum Unand, Antoni Putra, mengingatkan para mahasiswa agar terus belajar dan menjunjung tinggi kejujuran selama menjalankan KKN.
“Generasi muda boleh salah, tapi tidak boleh bohong. Jadi, kalau ada permintaan masyarakat, kalau sanggup silakan lakukan. Kalau tidak sanggup, katakan tidak sanggup, jangan bohong,” imbuhnya.
















