Kabarminang – Seorang pejalan kaki berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), Lizawati (52), meninggal dunia setelah ditabrak sepeda motor yang dikendarai tiga pelajar di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Balai Nan Duo, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.
Kasat Lantas Polres Payakumbuh, Iptu Andi Feri Purna, mengatakan pihaknya menerima laporan kecelakaan tersebut sekitar pukul 13.00 WIB dan langsung mengerahkan personel ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Kami telah menerima laporan kecelakaan ini dan langsung mengerahkan personel ke lokasi untuk melakukan olah TKP awal,” kata Andi.
Ia menjelaskan, kecelakaan bermula saat sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi BA 4378 MS melaju di lajur kiri dari arah Pasar Payakumbuh menuju Koto Nan Ampek. Motor tersebut dikendarai Muhammad Farel (13) yang membonceng dua rekannya, Rizky Mazher (14) dan Abdurrahman (14). Ketiganya diketahui merupakan santri di salah satu pondok pesantren di daerah itu.
Pada saat bersamaan, Lizawati menyeberang jalan bersama dua anaknya dari sisi kanan menuju sisi kiri jalan. Korban berada di tengah di antara kedua anaknya.
“Saat motor yang dikendarai tiga pelajar tersebut sedang melaju, korban Lizawati bersama dua anaknya terlihat menyeberang jalan dari pinggir lajur sebelah kanan menuju ke lajur sebelah kiri, posisi Lizawati sata menyeberang tepat di tengah dua anaknya, satu di depan dan satu di depan korban, alhasil yang ditabrak ibunya saja,” ungkapnya.
Benturan keras mengakibatkan Lizawati terpental dan mengalami luka berat di bagian kepala. Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Adnan WD Kota Payakumbuh untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan. Pihak rumah sakit menyatakan warga Jorong Dalam Koto, Kelurahan Taeh Baruah, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Lima Puluh Kota itu meninggal dunia akibat cedera di bagian kepala.















