Kabarminang — Sebuah truk bermuatan kerikil rebah kuda di Jalan Lintas Bukittinggi–Payakumbuh, tepatnya di Nagari Sungai Cubadak, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, pada Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Akibat kejadian itu, muatan kerikil tumpah dan merusak empat rumah.
Kasat Lantas Polresta Bukittinggi, AKP Muhammad Irsyad Fathur Rahman, mengatakan, truk bernomor polisi BM 9238 JU itu dikemudikan Fharel Hariadi.
“Kejadian itu bermula saat truk melaju dari arah Bukittinggi menuju Payakumbuh. Sesampainya di lokasi kejadian, truk lepas kendali dan rebah kuda. Akibat kejadian itu, material yang berada di atas truk tumpah dan mengenai empat rumah warga,” katanya saat dihubungi Sumbarkita.
Ia melanjutkan, terdapat empat rumah yang terdampak akibat kejadian tersebut. Ia merinci, rumah milik Faiza Husni mengalami kerusakan pada bagian pintu. Selanjutnya, rumah sekaligus warung milik Sunarto mengalami kerusakan pada talang tempat berjualan, rolling door, serta sebagian isi warung mengalami kerusakan ringan. Kemudian, rumah sekaligus warung milik Nanda Sri Hartati mengalami kerusakan pada rolling door. Adapun rumah sekaligus warung milik Nicky Herian Utami mengalami kerusakan pada rolling door serta dinding tembok teras warung.
Ia mengatakan, tidak ada korban meninggal dunia maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Truk mengalami kerusakan berat, sedangkan empat rumah warga mengalami kerusakan ringan.
“Kerugian material diperkirakan mencapai Rp30 juta,” ujarnya.
Ia melanjutkan, selain truk mengalami kerusakan dan empat rumah warga terdampak, badan jalan juga tertutup oleh truk dan material kerikil sehingga arus lalu lintas terganggu.
“Saat ini personel melakukan buka tutup di ruas jalan tersebut. Kami masih berupaya mengevakuasi truk dan membersihkan material kerikil dari badan jalan agar arus lalu lintas kembali lancar,” imbuhnya.















