Selasa, Agustus 25, 2026
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
No Result
View All Result
kabarminang.com
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
kabarminang.com
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Ranah Minang
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis

Awal Mula Terungkap Kasus Dua Anak Diduga Diperkosa dan Dianiaya Ayah Tiri di Pesisir Selatan

Farzinaldo
Senin, 25 Mei 2026 21:04
in Hukum & Kriminal
Ilustrasi pencabulan.

Ilustrasi pencabulan.


Kabarminang – Dua anak di bawah umur di Nagari Lubuk Betung Hilir, Inderapura Utara, Kecamatan Airpura, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, diduga jadi korban penganiayaan dan tindakan kekerasan seksual yang berlangsung dalam jangka panjang oleh ayah tiri mereka sendiri. Kasus ini terungkap setelah salah satu korban melarikan diri akibat penganiayaan yang diduga semakin intens.

Kedua korban, kakak beradik berinisial W (16) dan S (12), kini berada dalam pendampingan keluarga setelah kasus tersebut dilaporkan secara resmi ke Polres Pesisir Selatan pada 14 Mei 2026.

Tante kandung korban, T (48), mengatakan selama ini kedua anak tersebut hidup dalam tekanan dan ancaman kekerasan dari pelaku berinisial Z (38), yang membuat mereka tidak berani bersuara.

“Perbuatan tersebut baru terungkap setelah dilaporkan pada Selasa minggu lalu, karena selama bertahun-tahun anak-anak ini hidup di bawah ancaman fisik yang sangat berat dari pelaku,” ujarnya kepada Sumbarkita pada Senin (25/5/2026).

Menurut T, titik balik kasus ini terjadi setelah W mengalami penganiayaan berat di dalam rumah. Peristiwa itu bermula ketika korban pulang terlambat usai mencari perlengkapan sekolah karena terjebak hujan lebat, bahkan sempat diantar oleh orang tua temannya.

Namun sesampainya di rumah, korban justru diduga langsung diserang oleh Z secara brutal hingga mengalami luka di bagian kepala dan sempat disekap. Kondisi tersebut membuat korban akhirnya nekat melarikan diri ke rumah kerabat yang berada tepat di sebelah rumah mereka untuk meminta perlindungan.

“Karena sudah tidak tahan lagi dengan tekanan psikologis dan siksaan fisik tersebut, W akhirnya melarikan diri ke rumah keluarga di sebelah untuk meminta perlindungan,” jelasnya.

Pelarian tersebut menjadi awal terbongkarnya dugaan kekerasan yang dialami kedua korban selama bertahun-tahun. Pihak keluarga kemudian segera melaporkan kasus itu ke kepolisian, terlebih setelah melihat kondisi korban yang mengalami luka fisik.

Keluarga sempat lebih dulu mendatangi Polsek setempat, sebelum akhirnya diarahkan untuk membuat laporan resmi ke Polres Pesisir Selatan guna proses lebih lanjut termasuk visum medis.

“Kami sudah melapor ke polsek, namun dari sana kami diarahkan untuk melapor ke polres, sekaligus untuk keperluan visum,” kata Titik.

Pihak keluarga kemudian mendatangi Polres Pesisir Selatan pada Kamis (14/5/2026) dini hari untuk memastikan korban mendapatkan pemeriksaan medis sebagai bagian dari alat bukti hukum.

Namun, setelah kasus mencuat, pelaku berinisial Z diduga langsung melarikan diri dari rumah. Warga setempat sempat melakukan pencarian, tetapi pelaku berhasil kabur dari lokasi.

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap Z yang telah ditetapkan sebagai buronan. Sejumlah informasi mengenai keberadaan pelaku terus ditelusuri, meski diduga masih berada di wilayah Sumatera Barat.

“Ada informasi yang menyebutkan pelaku lari ke arah Jambi atau Pekanbaru, namun dugaan kuat masyarakat pelaku masih bersembunyi di sekitar wilayah asalnya di Kecamatan Airpura, Pesisir Selatan,” ujar Titik.

Pihak keluarga berharap kepolisian dapat segera menangkap pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sementara itu, Satreskrim Polres Pesisir Selatan masih terus melakukan penyelidikan intensif untuk melacak keberadaan Z.


Tags: AirpuraKDRTkekerasan anakkekerasan seksual anakPenganiayaanPesisir SelatanPolres Pesisir SelatanSumatera Barat

Berita Terkait

Ayah Tiri di Lima Puluh Kota Diduga Aniaya Balita hingga Dibanting dan Disulut Rokok, Pelaku Ditangkap

Ayah Tiri di Lima Puluh Kota Diduga Aniaya Balita hingga Dibanting dan Disulut Rokok, Pelaku Ditangkap

25 Agustus 2026
Seorang ASN di Pemkab Solok Selatan Ditangkap Polisi karena Pakai Sabu-Sabu

Seorang ASN di Pemkab Solok Selatan Ditangkap Polisi karena Pakai Sabu-Sabu

24 Agustus 2026
Bunuh Ibu dan Neneknya, Pemuda di Pasaman Barat Terancam 20 Tahun Penjara

Bunuh Ibu dan Neneknya, Pemuda di Pasaman Barat Terancam 20 Tahun Penjara

24 Agustus 2026
Balita 3,5 Tahun di Lima Puluh Kota Diduga Disiksa Ayah Tiri, Disulut Rokok hingga Dibanting

Balita 3,5 Tahun di Lima Puluh Kota Diduga Disiksa Ayah Tiri, Disulut Rokok hingga Dibanting

24 Agustus 2026
Tak Kapok, Residivis di Pariaman Kembali Jual Sabu-Sabu

Tak Kapok, Residivis di Pariaman Kembali Jual Sabu-Sabu

24 Agustus 2026
Curi Uang Ibunya Rp5 Juta, Perempuan di Padang Beli Ponsel, Berjudi, dan Foya-Foya

Curi Uang Ibunya Rp5 Juta, Perempuan di Padang Beli Ponsel, Berjudi, dan Foya-Foya

23 Agustus 2026
Next Post
Pemko Bukittinggi Gelar Pelatihan Konten Kreator untuk Remaja Guguak Panjang

Pemko Bukittinggi Gelar Pelatihan Konten Kreator untuk Remaja Guguak Panjang

Tinggalkan Komentar

TERPOPULER

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 10 April 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

Prakiraan Cuaca Padang Hari Ini, 10 April 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

10 April 2026

Viral Video Mesum Diduga ASN Pemprov Sumbar di Ruang Kerja, Ini Kata Sekda

Viral Video Mesum Diduga ASN Pemprov Sumbar di Ruang Kerja, Ini Kata Sekda

24 Agustus 2026

Video: Keluarga Pasien Keluhkan Pelayanan Rumah Sakit di Pasaman Barat

Video Keluhan Antrean Pasien Viral, RSI Ibnu Sina Pasaman Barat Buka Suara

20 Agustus 2026

Bayi 40 Hari di Solok Meninggal karena Sesak Napas, Keluarga Sebut Tak Dapat Pelayanan di Puskesmas

Bayi 40 Hari di Solok Meninggal Diduga Tak Dapatkan Penanganan Medis, Puskesmas Bantah Tudingan

24 Agustus 2026

Pengamat Sebut Sejumlah Figur PKS Ini Berpotensi Maju di Pilgub Sumbar 2029

Pengamat Sebut Sejumlah Figur PKS Ini Berpotensi Maju di Pilgub Sumbar 2029

18 Agustus 2026

Tegur Pendaki Gunung Talang Buang Sampah dan Lewati Jam Malam, Warga Solok Dikeroyok Puluhan Orang

Tegur Pendaki Gunung Talang Buang Sampah dan Lewati Jam Malam, Warga Solok Dikeroyok Puluhan Orang

24 Agustus 2026

Pemprov Buka Suara soal Dugaan Pungli pada Sumbar Teacher Summit 2026

Pemprov Buka Suara soal Dugaan Pungli pada Sumbar Teacher Summit 2026

21 Agustus 2026

Informasi

  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Berita

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau

© 2026 Kabarminang.com  All right reserved

  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ranah Minang
  • Kabar Sumbar
  • Kabar Rantau
  • Privacy Policy
  • Redaksi & Perusahaan
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

© 2026 Kabarminang.com All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Artikel & Opini
  • Bank Nagari
  • DPRD Sumatera Barat
  • Ekonomi & Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Ranah Minang
  • Pilkada
  • Politik
  • PT Semen Padang
  • Ramadhan
  • Tekno
  • Kabar Sumbar
  • Kabupaten Dharmasraya
  • Kabupaten Limapuluh Kota
  • Kabupaten Padang Pariaman
  • Kabupaten Pasaman Barat
  • Kabupaten Sijunjung
  • Kabupaten Solok
  • Kabupaten Solok Selatan
  • Kota Bukittinggi
  • Kota Padang
  • Kota Padang Panjang
  • Kota Pariaman
  • Kota Payakumbuh
  • Kota Solok
  • Kabar Rantau

© 2025 KabarMinang.com.