“Untuk pelanggan yang terdampak, Perumda Air Minum Kota Padang juga menyiapkan bantuan melalui mobil tangki,” ujarnya.
Sementara terkait keluhan pelanggan mengenai tagihan yang lebih tinggi, Adhie menegaskan tidak ada kenaikan tarif air. Ia menyarankan pelanggan yang ingin mengetahui penyebab perbedaan tagihan untuk mendatangi kantor pusat Perumda Air Minum Kota Padang dan meminta data pemakaian.
“Mungkin pelanggan bisa ke kantor pusat untuk meminta data pemakaian harian. Nanti tampak itu kubikasi pemakaiannya. Data tersebut dapat digunakan pelanggan untuk melihat jumlah kubikasi pemakaian yang tercatat dan mencocokkannya dengan tagihan yang diterima,” imbuhnya.
















