“Di Nagari Kasang, gorong-gorong tol terlalu kecil sehingga wilayah sekitarnya kini menjadi langganan banjir. Akibatnya, petani mengalami gagal panen berulang kali dan terpaksa mengalihfungsikan sawah mereka,” ujarnya.
Sebagai solusi, Walhi meminta pemerintah mengkaji ulang dan mengalihkan trase Jalan Tol Sicincin–Bukittinggi agar tidak melintasi kawasan permukiman padat. Menurut organisasi tersebut, perubahan trase memungkinkan dilakukan sebagaimana pernah diterapkan pada proyek Jalan Tol Padang–Sicincin.
Selain itu, Walhi meminta pemerintah menghentikan segala bentuk tekanan terhadap masyarakat yang menyampaikan penolakan, termasuk dugaan pelibatan aparat intelijen maupun ancaman terhadap aparatur sipil negara (ASN). Organisasi tersebut juga mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk memantau perkembangan persoalan di Nagari Kubang Putiah guna memastikan hak-hak masyarakat tetap terlindungi.
















