Perihal pengakuan RF kepada polisi bahwa dirinya sering dirundung siswa lain, Nindya mengatakan bahwa berdasarkan pengamatannya selama menjadi wali kelas, ia tidak melihat adanya perundungan di lingkungan kelas.
“Pem-bully-an sih tidak, ya, saya rasa. Hanya bercanda-bercanda remaja saja. Mungkin sering jadi bahan untuk ditertawakanlah. Misal, temannya itu sering tidur, lalu dibercandain oleh temannya,” ucap Nindya.
Nindya juga memastikan bahwa selama ini ia tidak pernah menerima pengaduan dari orang tua RF terkait dengan perundungan yang dialami anak itu.
Ia menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian tentang peristiwa tersebut dan belum dapat menyampaikan informasi lebih lanjut mengenai latar belakang kejadian.
Sebelumnya diberitakan tentang adanya dugaan ledakan di MAN 3 Padang di Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, pada Selasa (14/7/2026). Seorang siswa kelas XII berinisial RF, warga Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, diduga membawa bom rakitan ke sekolah dan meledakkannya.















