Kabarminang — Viral di media sosial letak Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) berada di tepi aliran Batang Sianok, Nagari Sianok Anam Suku, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Perihal itu, Komandan Kodim 0304/Agam, Letkol Inf. Slamet Dwi Santoso, mengatakan bahwa penentuan lokasi pembangunan bukan dilakukan oleh TNI. Ia menyebut lahan telah disiapkan oleh pemerintah nagari berdasarkan hasil musyawarah bersama Kerapatan Adat Nagari (KAN).
“Lahan disiapkan nagari. Itu pun atas dasar hasil musyawarah yang sudah dilakukan oleh pemerintah nagari beserta KAN sebelum diajukan untuk pembangunan KDMP. Kami tidak asal membangun dan menentukan tempat,” katanya kepada Sumbarkita, Selasa (7/7/2026).
Ia melanjutkan, setelah lokasi ditetapkan oleh nagari, Kodim melakukan pengecekan lapangan dan menjembatani koordinasi dengan instansi terkait hingga anggaran pembangunan tersedia.
“Kami menjembatani dengan dinas terkait, seperti PUPR. Nagari menyiapkan titik, lalu kami cek. Setelah anggaran tersedia, baru dibangun,” ujarnya.
Ia mengatakan bahwa Kodim 0304/Agam bertugas sebagai pengawas pembangunan sekaligus pelaksana konstruksi di lapangan. Menurutnya, lokasi pembangunan koperasi tersebut tidak berada di kawasan yang terdampak bencana pada 2025.
“Kawasan tersebut masih menjadi tujuan wisata dan terdapat sejumlah rumah makan di sekitarnya. Akses menuju bangunan juga dapat dilalui kendaraan. Kalau sulit, tidak mungkin truk membawa bahan bangunan bisa masuk ke lokasi pembangunan,” katanya.
Menurut Slamet, video yang beredar hanya memperlihatkan bangunan dari sisi seberang lembah sehingga menimbulkan kesan lokasi sulit dijangkau. Padahal, bangunan berada di bawah ruas jalan provinsi yang menghubungkan Lubuk Basung dengan Bukittinggi.
















