Kabarminang – Kebahagiaan menyelimuti keluarga Irma Nurmalis di Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman, setelah akhirnya menempati rumah layak huni yang telah lama diimpikan. Selama hampir delapan tahun, keluarga tersebut tinggal di sebuah pondok sederhana di tengah area persawahan dengan kondisi serba terbatas.
Rumah layak huni itu diresmikan dan diserahkan pada Senin (6/7/2026). Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Tim Penggerak (TP)-PKK Kabupaten Padang Pariaman dengan donatur Alumni PSKD 1 Jakarta sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat prasejahtera.
Ketua TP-PKK Kabupaten Padang Pariaman, Nita Christanti Azis, mengatakan program tersebut merupakan wujud sinergi antara pemerintah daerah, TP-PKK, dan para donatur dalam membantu masyarakat memperoleh hunian yang layak.
Menurutnya, sebelum menerima bantuan, keluarga penerima manfaat belum memiliki tempat tinggal yang memadai. Mereka kemudian mendapatkan hibah tanah serta pembangunan rumah melalui dukungan Alumni PSKD 1 Jakarta.
“Program rehabilitasi dan pembangunan rumah tidak layak huni ini adalah bentuk kepedulian bersama. Saat ini sudah ada 10 rumah dalam program, lima di antaranya telah selesai dan diserahkan, sementara lima lainnya masih dalam proses pembangunan,” ujar Nita.
Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak keluarga kurang mampu yang memperoleh tempat tinggal yang aman dan nyaman. Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, penerima manfaat, Mairizal, menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima keluarganya. Ia mengatakan rumah baru tersebut bukan hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga membawa harapan baru setelah bertahun-tahun hidup dalam keterbatasan.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Ini sangat berarti bagi kami dan menjadi harapan baru untuk masa depan keluarga,” kata Mairizal.
Program rumah layak huni ini menjadi salah satu upaya yang terus didorong di Kabupaten Padang Pariaman untuk memperkuat solidaritas sosial serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu melalui kolaborasi pemerintah, organisasi masyarakat, dan para donatur.















