Kabarminang — Sebanyak 250 guru madrasah se-Kota Padang mengikuti kegiatan Ngopi atau Ngobrol Pendidikan Islam yang digelar Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang di The ZHM Premiere Hotel Padang pada Jumat (23/10/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Cerdas Mengajar di Era Digital: Menguatkan Kompetensi Guru dalam Pemanfaatan Teknologi untuk Mewujudkan Madrasah Hebat dan Bermartabat”.
Kegiatan itu dipimpin Dekan FTK UIN Imam Bonjol Padang, Yasmadi. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Dekan I, II, dan III FTK; anggota DPR RI Komisi VIII, Lisda Hendrajoni; Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang, Yasril; serta Guru Besar Universitas Gunadarma, Fasli Jalal.
“Program Ngopi merupakan program kemitraan Kementerian Agama dengan DPR RI Komisi VIII untuk memajukan pendidikan Islam di Indonesia,” ujar Yasmadi.
Yasmadi menerangkan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan di sejumlah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Di Sumatera Barat, UIN Imam Bonjol Padang dipercaya untuk melaksanakan program tersebut selama dua tahun berturut-turut.
Yasmadi berterima kasih kepada Lisda Hendrajoni karena telah menggandeng UIN Imam Bonjol Padang untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Yasmadi menjelaskan bahwa kegiatan Ngopi menjadi bagian dari upaya meningkatkan wawasan dan kompetensi guru, dosen, serta mahasiswa, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Menurut Yasmadi, kemajuan teknologi, terutama kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), telah membawa perubahan besar terhadap sumber dan cara belajar peserta didik. Kondisi tersebut, katanya, menjadi tantangan bagi para pendidik untuk terus beradaptasi dan melakukan reorientasi metode pembelajaran agar tetap relevan dengan kebutuhan zaman.
Oleh karena itu, kegiatan Ngopi diharapkan dapat memberikan wawasan dan inspirasi bagi para pendidik untuk meningkatkan kompetensi dan kreativitas dalam proses pembelajaran.
Yasmadi juga berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat kesamaan visi para pendidik dalam mewujudkan madrasah yang unggul serta mampu menjawab tantangan pendidikan pada masa kini dan mendatang.
Seminar nasional Ngopi tersebut menghadirkan tiga pemateri. Lisda Hendrajoni membawakan materi bertema cerdas mengajar pada era digital untuk menguatkan kompetensi guru dalam mewujudkan madrasah hebat dan bermartabat.
Materi kedua disampaikan Kepala Kemenag Kota Padang, Yasril. Ia mengangkat tema “Cerdas Mengajar di Era Digital: Menguatkan Kompetensi Guru dalam Pemanfaatan Teknologi untuk Mewujudkan Madrasah Hebat dan Bermartabat”.
Sementara itu, pemateri ketiga ialah Fasli Jalal, penasihat ahli Kemenag RI. Ia membawakan materi bertema cerdas cermat pada era digital dengan fokus pada penguatan kompetensi guru dalam pemanfaatan teknologi untuk mewujudkan madrasah hebat dan bermartabat.





















