Kabarminang – Antrean kendaraan pengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) solar terjadi di SPBU Khatib Sulaiman, Ulak Karang Selatan, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, dalam beberapa hari terakhir. Kondisi itu dipicu oleh penutupan sementara SPBU di kawasan Air Pacah selama hampir dua pekan.
Kepala personal SPBU Khatib Sulaiman, Asrul, mengatakan bahwa antrean bukan disebabkan kelangkaan solar, melainkan adanya peralihan konsumen dari SPBU Air Pacah ke SPBU terdekat.
“Antrean itu karena SPBU di tempat lain, di Air Pacah, kemarin ada penutupan dari Pertamina. Jadi yang biasa langganan di sana pindah ke SPBU yang terdekat,” ujarnya kepada Sumbarkita, Selasa (19/5/2026).
Menurut Asrul, penutupan SPBU di Air Pacah berlangsung hampir dua minggu sebelum kembali beroperasi pada Senin (18/5/2026). Selama masa penutupan tersebut, jumlah kendaraan yang mengisi BBM di SPBU Khatib meningkat signifikan.
“Sekarang sudah mulai buka lagi mulai Senin kemarin, antrean sudah mulai longgar daripada sebelumnya,” katanya.
Ia memastikan stok biosolar di SPBU Khatib dalam kondisi aman. Pada Selasa pagi, stok biosolar tercatat sekitar 14 kiloliter (KL) dan dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga sore hari.
“Kalau kondisi masalah stok, aman. Pagi tadi stok kita 14 KL. Itu sampai sore pun tidak habis,” ujarnya.
Selain stok awal, SPBU juga menerima tambahan pasokan sekitar 16 KL setiap kali distribusi masuk. Pasokan tersebut dilakukan setiap hari sehingga penyaluran BBM tetap berjalan normal.
















